PENGARUH PERLAKUAN DUA WADAH MEDIA PADA TIGA JENIS TANAH MARJINAL TERHADAP PERTUMBUHAN STEK JATI UNGGUL
RIKA BELA RAHMAWATI, Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus D.K., M.Agr.Sc. ; Dr. Ir. Eny Faridah, M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 KEHUTANANPolibag sebagai wadah media tanam dapat menyebabkan kerusakan pada akar bibit tanaman saat dipindahkan, sehingga diperlukan pot organik yang diharapkan mampu mengatasi kerusakan akar bibit tanaman, menambah unsur hara, dan ramah lingkungan. Pot organik sabut kelapa ini sangat menguntungkan bagi tanaman yang ditanam di tanah marjinal seiring pemanfaatan lahan yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pot organik sabut kelapa dan media tanah marjinal terhadap pertumbuhan stek jati unggul. Penelitian ini dilakukan di Greenhouse selama 4 bulan dengan menggunakan CRD pola faktorial 2 x 3. Faktor pertama yaitu wadah media terdiri dari polibag dan pot organik sabut kelapa, kemudian faktor kedua yaitu media tanah marjinal terdiri dari media gambut, pasir pantai, dan pasir vulkanik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA taraf 5 % dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Parameter pertumbuhan yang diukur meliputi tinggi, diameter, berat kering, luas daun, klorofil, dan kelengasan tanah. Aplikasi pot organik sabut kelapa mempengaruhi pertumbuhan diameter, berat kering semai, dan kelengasan tanah media secara signifikan, akan tetapi polibag memberikan hasil yang lebih baik pada ketiga parameter tersebut. Pot organik sabut kelapa menyebabkan rata-rata riap diameter sebesar 0,13 cm, berat kering semai sebesar 8,52 g, dan kelengasan tanah sebesar 24,13 persen. Media tanam tanah marjinal yang lebih baik untuk pertumbuhan stek jati unggul adalah media gambut, dibandingkan dengan pasir vulkanik, dan pasir pantai untuk parameter tinggi, diameter, berat kering, luas daun, dan kelengasan tanah, karena media gambut mengandung unsur hara C,N,K paling tinggi.
Polybag which is used for planting media can decay of planting seed root plant in seed growth process. Furthermore, it is needed organic pot which is expected that can solve the problem of planting seed root, increase nutrient, and give enviromentally friendly condition. Coconut fiber of organic pot gives many advantages for the plant which is planted in marginal land along with the advantages which increase continually. This research purposes to know of role coconut fiber organic pot and marginal land planting media for the growth of teak superior cutting. This research is done in Greenhouse for 4 months by using factorial system CRD of 2x3. The first factor is media container which is consisted of polybag and coconut fiber of organic pot, then the second factor is planting media of marginal land which is consisted of peat soil, sandy soil, and volcanic sandy soil. Data which is achieved is analyzed uses ANOVA test with 5% extent and continued with DRMT test. Growth parameters which are measured are height, diameter, biomass, leaf area, chlorophyll , and soil moisture. The implementation of coconut fiber organic pot influences the growth of diameter, biomass, and soil moisture significantly. However polybag gives better result on those three parameters. Coconut fiber of organic pot caused average of diameter growth 0,13 cm, biomass 8,52 gr, and soil moisture 24,13 percent. The better planting media of marginal land for teak superior cutting is peat media than volcanic sandy soil and sandy soil for height, diameter, biomass, leaf area, soil moisture parameter because peat media consists of the highest C, N, K nutrient.
Kata Kunci : Gambut, pot organik sabut kelapa, stek jati unggul, tanah marjinal