Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT RUMAHTANGGA MISKIN TERHADAP HAK-HAK PEREMPUAN DI DUSUN BANJARHARJO I DAN DUSUN BANJARHARJO II, DESA MUNTUK, KECAMATAN DLINGO, KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

BOWO IKHSANTO, Dr. Umi Listyaningsih S.Si M.Si

2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat kemiskinan, persepsi rumahtangga miskin terhadap hak-hak perempuan dan faktor-faktor yang berhubungan terhadap persepsi tentang hak-hak perempuan. Hal tersebut dilatarbelakangi bahwa rumahtangga miskin merupakan rumahtangga yang memiliki resiko untuk mengalami pelanggaran terhadap masalah sosial seperti, pelanggaran terhadap hak-hak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan survei pada penerima program beras miskin (RASKIN) Tahun 2015. Sampel dalam populasi ini berjumlah sebanyak 163 Kepala Rumahtangga yang tersebar di Dusun Banjarharjo I dan 91 KRT berada di Dusun Banjarharjo II. Analisis yang digunakan secara deskriptif dengan crosstabs (tabulasi silang) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan proporsi pengeluaran pangan rumahtangga hingga 75%. Dusun Banjarharjo II merupakan rumahtangga dengan tingkat kemiskinan terparah dibandingkan dengan Dusun Banjarharjo I. Persepsi kepala rumahtangga terhadap hak-hak perempuan di Dusun Banjarharjo I dan Dusun Banjarharjo II menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan terhadap hak-hak perempuan. Perbedaan persepsi tentang hak-hak perempuan dipengaruhi oleh faktor pendidikan, usia, pendapatan, jenis kelamin dan jumlah anak yang dimiliki.

Abstract This study aimed to describe the level of poverty, poor household perception of women rights, and the factor that related to the perception of women rights. This study motivated by the fact that poor households are highly risk for a violation or of women rights. Data was collected by interviewing recipient of incentive rice poor program (RASKIN) at 2015 period. The sample is 163 Head of household who is in the Banjarharjo I Hamlet and 91 Head of Household in Banjarharjo II Hamlet. The analysis used are descriptive analysis with crosstabs (cross tabulation) to determine the relationship between variabels. The result showed the proportion of household food expenditure by up to 75%. Banjarharjo II Hamlet dominated by household with the worst poverty rates compared to the Banjarharjo I Hamlet. Perception of the household head against the rights of women in Banjarharjo I Hamlet and Banjarharjo II Hamlet are showing insignificant differences on perception of women rights. The difference in Perception of poor household heads against women rights was influenced by education, group of age, income, gender, and number of children.

Kata Kunci : perception, perception of poor household, poor household characteristics

  1. S1-2016-285276-abstract.pdf  
  2. S1-2016-285276-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-285276-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-285276-title.pdf