Laporkan Masalah

Evaluasi Indikator Performa Dengan Regresi Komponen Utama pada Unit Deisobutenizer

PUTRI NURUL HIDAYAH, Dr-Ing. Awang N.I.Wardana; Widya Rosita, ST., MT

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKA

Kinerja yang tidak diharapkan dapat berkembang menjadi kegagalan pada suatu proses operasi apabila operator tidak memahami sinyal peringatan. Konsekuensi dari kinerja yang tidak diharapkan yaitu penurunan kualitas pada hasil produksi, penurunan efisiensi penggunaan bahan baku dan energi, kemungkinan shut down pada proses operasi, dan kemungkinan untuk merusak lingkungan. Pada penelitian ini dibuat algoritma yang dapat memantau kinerja pada unit deisobutenizer yang mampu melakukan fungsi evaluasi untuk mengidentifikasi kinerja yang tidak diharapkan berbasis regresi komponen utama. Proses analisis dilakukan dengan mengevaluasi grafik yang dihasilkan. Pada tahap awal, algoritma akan diverifikasi dan divalidasi menggunakan data dari simulasi proses Tennesse Eastman (TEP). Hasil keluaran dari data simulasi TEP kemudian digunakan untuk mengevaluasi performa algoritma. Evaluasi performa algoritma menggunakan metode laju identifikasi kinerja yang tidak diharapkan / Fault Detection Rate (FDR) dan taksiran waktu tunda identifikasi / Expected Detection Delay (EDD). Berdasarkan implementasi algoritma, hasil yang didapat adalah unit deisobutenizer berjalan sesuai dengan desain unit.

Fault can develop into failure in process operation if the operator ignores or misunderstandings the warning signals. The consequences are in off-specification production, decrease efficiency off material and energy usage, the chance of line shut-down, and the possibility of detrimental environmental impact. This research mades process monitoring and detection fault algorithm based on principal component regression in deisobutenizer unit. Analysis was done by evaluate output graphics process monitoring and fault detection. The first stage, algorithm is verrification and vallidation by simulation data Tennesse Eastman Process (TEP). The output graphics from simulation data TEP is usaged for performance evaluation algorithm. Performance evaluation uses fault detection rate (FDR) and expected detection delay (EDD) method. Based on algorithm implementation, the result is the deisobutenizer unit run corresponding with design unit.

Kata Kunci : Identifikasi kinerja yang tidak diharapkan, Regresi komponen utama, Indikator performa, TEP, FDR, EDD, Unit deisobutenizer.