Laporkan Masalah

KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI DI BERBAGAI TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI GUNUNG UNGARAN

DEWANTIKA FURITA SARI , drh. Subeno, M.Sc.

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Amfibi merupakan salah satu komponen penyusun ekosistem yang memiliki peranan yang sangat penting, baik secara ekologis maupun ekonomis. Penelitian mengenai amfibi di Indonesia masih sangat terbatas. Gunung Ungaran memiliki ekosistem lingkungan yang baik, salah satunya hutan alami yaitu hutan lindung. Hutan lindung memiliki fungsi sebagai kawasan penyangga kehidupan. Namun, kondisi Gunung Ungaran sekarang sangat berubah, salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu terjadi perubahan kondisi habitat yang mengarah kepada perubahan pengunaan lahan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu mengetahui karakteristik habitat fisik di setiap tipe penggunaan lahan di Gunung Ungaran dan mengetahui variasi keanekaragaman jenis amfibi pada berbagai tipe penggunaan lahan. Metode yang digunakan dalam pengambilan data keanekaragaman amfibi yaitu Visual Encounter Survey (VES) dengan modifikasi transek. Teknik pengambilan data di lapangan dengan menggunakan jalur pengamatan, baik secara terestrial maupun akuatik diberbagai tipe penggunaan lahan. Pembuatan jarak pengamatanpada masing-masing lokasi yaitu minimal 800 m untuk habitat akuatik (sungai), dan 800 m untuk habitat terestrial. Jumlah jenis amfibi yang ditemukan yaitu 10 jenis dengan 242 individu. Kawasan Gunung Ungaran memiliki indeks keanekaragaman yang sedang yaitu 1,7043. Keanekaragaman jenis amfibi di penggunaan lahan hutan sebesar 1,221 ,1,199 untuk penggunaan lahan semak belukar yang masuk dalam kategori sedang, sedangkan di tipe penggunaan lahan tegalan sebesar 0,968, kebun sebesar 0,868, dan sawah sebesar 0,857 yang masuk dalam kategori rendah. Kondisi habitat fisik dengan perbedaan tertinggi terdapat pada penggunaan lahan berupa hutan, dengan kisaran suhu udara 25 derajatC-26 derajatC, Suhu air berkisar antara 25 derajat C-26,75 derajat C, dan kelembaban paling tinggi dengan kisaran 66 % hingga 80,75 %.

Amphibian is one of ecosystem component having a real important role, both ecological and economical. Research about amphibian in Indonesia is still limited. Mount Ungaran has a good environment ecosystem. It is naturally forest is protected forest. Protected forest has fuction as a lifes buffer area. However, the condition of Mount Ungaran now was changed. The are factors that influenced the changed of habitats condition it caused the land use change. The aim of research were knowing the physics charactheristic of habitate on every type land use at Mount Ungaran and knowing the variety of amphibian diverse on several type of land use. Data amphibian diversity was collected by Visual Encounter Survey (VES) with transect modification. The amphibian data was divided into two main habitat types, with terrestrially and aquatically. The lenght of transect is 800 m in the minimal for aquatic habitate (river) and 800 m for terrestrial habitate. The result showed number of founded amphibians are 10 types with 242 individuals. The area of Mount Ungaran has the middle diversity index with number 1,7043. The diversity index of forest are 1,221, 1,990 for shrubs land use that belongs to a middle rate, while in the type of moor land use are 0,986, plantation are 0,868 and field are 0,857 that include of low cathegory. The condition of physic habitate with a highest value was founded in forest, with a temperature range of 25 degreeC - 26 degreeC, the water themperature range of 25 degree C-26,75 degreeC, the range of the highest humidity in the range of 66 % until 80,75 %.

Kata Kunci : Amfibi, Keanekaragaman Jenis, Penggunaan Lahan, Gunung Ungaran;Amphibian, type of Diversity, land use, Mount Ungaran