Laporkan Masalah

PENERAPAN ANALISIS MULTI KRITERIA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK PEMILIHAN POLA TANAM DI RPH KUBANGKANGKUNG BKPH KAWUNGANTEN KPH BANYUMAS BARAT

SITI FATHIHATUN N, Ir.Djoko Suprijadi, S.Hut., M.Cs.; Dr. Priyono Suryanto, S.Hut., M.P.

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kegiatan pengelolaan hutan dilakukan dengan tujuan meningkatkan produktivitas lahan guna memperoleh manfaat yang optimal. Pola tanam merupakan bagian mendasar dari pengelolaan hutan untuk mengoptimalkan produktivitas serta manfaat dari suatu lahan. RPH Kubangkangkung BKPH Kawunganten KPH Banyumas Barat merupakan salah satu kawasan hutan yang menerapkan beberapa pola tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi pola tanam dan menentukan prioritas pola tanam. Penelitian dilakukan di RPH Kubangkangkung BKPH Kawunganten KPH Banyumas Barat. Penelitian ini menggunakan Analisis Multi Kriteria (AMK) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penerapan AHP menggunakan prinsip pola tanam untuk pengelolaan hutan lestari yang dijabarkan ke dalam tiga kriteria yaitu kelestarian produksi, kelestarian ekologis dan kelestarian sosial ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot kelestarian produksi, kelestarian ekologis, dan kelestarian sosial ekonomis secara berurutan adalah 0,43;0,14; 0,43. Prioritas pola tanam secara berurutan adalah pola tanam JPP Stek Pucuk jarak tanam 3mx3m (skor 0,32), pola tanam pinus jarak tanam 3mx2m (skor 0,29), pola tanam jati jarak tanam 3mx3m (skor 0,27), pola tanam jati jarak tanam 3mx1m (skor 0,26), dan pola tanam kayu putih jarak tanam 6mx1m (Skor 0,19).

Forest management activities are carried out to increase the land productivity in order to obtain the optimal benefits. The cropping pattern is the most basic part of forest management to optimize the productivity and benefits of the land. RPH Kubangkangkung BKPH Kawunganten KPH Banyumas Barat is one of the forest areas that applied several cropping patterns. This research aimed to identify the variation of cropping patterns and determine the pattern priority. The research was conducted in RPH Kubangkangkung BKPH Kawunganten KPH Banyumas Barat. This research used Multi Criteria Analysis (MCA) with Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The application of AHP uses the principle of cropping pattern for sustainable forest management which was translated into three criterias : production, ecological and socialeconomic sustainabilities. The results indicate that the weights of production, ecological, and social-economic sustainabilities were 0.43; 0.14; 0.43 respectively. Cropping pattern priorities were 3mx3m JPP Cuttings Shoots (score 0.32), 3mx2m pine (score 0.29), 3mx3m teak (score 0.27), 3mx1m teak (score 0.26), and 6mx1m Melaleuca cajuputi (Score 0.19) respectively.

Kata Kunci : Pengelolaan Hutan, AHP, Pola Tanam;