PERKEMBANGAN DAM TIRTONADI DAN JARINGAN DRAINASE DI WILAYAH MANGKUNEGARAN, KOTA SURAKARTA TAHUN 1910-2016
PRATOMO AJI KRISNUGRAHANTO, Dr. Mimi Savitri, M.A.
2017 | Skripsi | S1 ARKEOLOGIPenelitian ini membahas perubahan dan perkembangan yang terjadi pada dam Tirtonadi beserta jaringan drainasenya di wilayah permukiman Praja Mangkunegaran. Hal tersebut dikaji berdasarkan perkembangan peran dan fungsi dam Tirtonadi beserta jaringan drainase sejak awal mula pembangunan tahun 1910 – 2016 sebagai tahun dilaksanakannya penelitian ini. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah latar belakang dibangunnya dam Tirtonadi beserta jaringan drainasenya pada awal abad XX di wilayah Praja Mangkunegaran dan bagaimana pengaruh pembangunan dam Tirtonadi beserta jaringan drainase terhadap permukiman di wilayah Praja Mangkunegaran sejak tahun 1910-2016. Tujuan diadakannya penelitian adalah untuk memberikan gambaran tentang faktor yang melatarbelakangi pembangunan dam Tirtonadi, serta menyusun kronologi dan memahami perkembangan yang terjadi antara dam Tirtonadi dan jaringan drainase terhadap permukiman di wilayah Praja Mangkunegaran sejak tahun 1910 hingga tahun 2016. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penalaran induktif yang bersifat deskriptif. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian, antara lain pengumpulan data melalui observasi dan studi pustaka, analisis deskriptifinterpretatif (data konstruksi, data spasial, dan data sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan dam Tirtonadi dan jaringan drainase pada awal abad XX dipengaruhi oleh empat faktor. Faktor tersebut antara lain adalah faktor historis, faktor geografis, faktor ekonomi, dan faktor fungsional. Tingkat keterkaitan antara dam Tirtonadi beserta jaringan drainase di permukiman Praja Mangkunegaran sangatlah tinggi, tetapi pada dinamikanya perkembangan permukiman di wilayah Praja Mangkunegara tidak diikuti perkembangan infrastruktur drainase. Hal ini menyebabkan pada daerah tertentu di permukiman Praja Mangkunegara menjadi rawan banjir bila hujan deras tiba.
This study discusses the changes and developments in Tirtonadi dam along the drainage network in residential areas in Mangkunegaran Palace. It is assessed based on the role development and functions of the Tirtonadi dam along the drainage network from the beginning of development in 1910 - 2016 as the year of implementation of this study. The problems discussed in this study is the background construction of the Tirtonadi dam and the drainage network at the beginning of the XX century in the Mangkunegaran Palace region and how the construction influence of dam tirtonadi and drainage network in the settlements Mangkunegaran Palace since 1910-2016. The objective of this study is to provide an overview of the factors underlying the construction of Tirtonadi dam, as well as to construct the chronology and understand the developments that occurred between the dam and drainage network Tirtonadi towards the settlements in Mangkunegaran Palace from the year 1910 until 2016. This study is using qualitative method of inductive reasoning which is common in descriptive science. The steps being taken in this study, among others are; collecting data through observation and library research, descriptiveinterpretative analysis (architecture data, spatial data, and historical data). The results of this study indicate that the Tirtonadi dam construction and drainage networks in the early twentieth century were influenced by four factors. These factors are historical factors, geographical factors, economic factors, and functional factors. The degree of relatedness between Tirtonadi dam and the drainage network in the settlements of Praja Mangkunegaran is very high, but in the the dynamic development of settlements in Praja Mangkunegaran was not followed by the development of the drainage infrastructure. That led to a certain areas of the settlements in Praja Mangkunegaran become prone to flood disaster in the rainy season.
Kata Kunci : Dam Tirtonadi, Drainase, Praja Mangkunegaran