IDENTIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN SUMBER PRASASTI ABAD KE-11 MASEHI DI JAWA TIMUR
SISWANTO, Dr. Niken Wirasanti, M.Si
2017 | Skripsi | S1 ARKEOLOGITopik: Penelitian ini membahas tentang penggunaan lahan masa Jawa kuna berdasarkan sumber prasasti abad ke-11 Masehi di Jawa Timur. Analisis berdasarkan sumber prasasti yang memberikan informasi lengkap mengenai kehidupan masa Jawa kuna kaitannya dengan pemanfaatan lahan. Permasalahan: 1. Apa saja bentuk penggunaan lahan masa Jawa kuna berdasarakan prasasti abad ke-11 masehi? Tujuan: Hasil penelitian ini akan menjelaskan bentuk-bentuk penggunaan yang disebutkan dalam sumber prasasti dari abad ke-11 Masehi di Jawa Timur. Penelitian ini juga sebagai dokumentasi prasasti-prasasti zaman Airlangga. Metode: Penelitian ini menggunakan kajian epigrafi sedangkan penalaran yang digunakan adalah penalaran induktif. Proses identifikasi dilakukan dengan mencari bentuk penggunaan lahan pada masing-masing prasasti dan naskah-naskah sastra. Naskah-naskah sastra digunakan sebagai data penguat mengenai penggunaan lahan dan kehidupan masa Jawa kuna. Data hasil identifikasi disajikan dalam bentuk analisis masing-masing penggunaan lahan tanpa diperbadingkan dengan fenomena lingkungan yang terjadi pada masa sekarang. Kesimpulan: Hasil analisis prasasti menunjukkan bahwa terdapat enam bentuk penggunaan lahan yang pernah dilakukan yaitu, permukiman, sawah, kebun, bendungan (dan juga kanal), bangunan keagamaan, dan hutan. Bentuk penggunaan lahan berupa sawah, kebun, bendungan dan kanal berkaitan kuat dengan kegiatan pertanian. Alasan terkait penggunaan lahan menunjukkan dominasi alasan politik yang kuat. Hal itu dikarenakan pada abad ke-11 Masehi terutama pada masa Airlangga dan penerusnya terjadi peristiwa peperangan dan penegakan kekuasaan sehingga banyak prasasti memuat alasan politik. Meskipun beberapa prasasti memuat alasan religi tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Namun, tetap alasan politik yang mendominasi dalam uraian prasasti.
Topic This study discusses of land use based on ancient Javanese inscription from 11th century A.D in East Java. The analysis is based on inscriptions that provide detailed information about land use. Problem: 1. What are the forms of land use in acient Javanese period based on inscriptions form 11th century AD? Aim: The result of this study will explain the use of land use based on inscriptions from the 11th century AD in East Java. This study also as documentation of inscription in Airlangga's period. Method: This study uses a study of epigraphy, while the reasoning used is inductive reasoning. The identification process is done by searching for forms of land use in each of the inscriptions and ancient javanese literature. Ancient javanese literature are used as a reinforcement of data on land use. Data is presented in the form of the identification results of analysis of each land use. Conclusion: The result of the analysis of the inscriptions indicate that there are six forms of land use that have been done, that is, settlements, fields, gardens, dams (and also channels), religious building and forests. Forms of land use such as rice fields, gardens, dams anf channels strongly linked to agricultural activity. Reasons related to land use indicates strong domination of political reasons. That's because in the 11th century A.D in East Java, especially during king Airlangga and his successors, many wars and enforcement powers and because of it so many inscriptions contain political reasons. Although some of the inscriptions contain religious reasons but there are not too many. Still, the political reasons that dominations in the information from the inscriptions.
Kata Kunci : Penggunaan Lahan, Prasasti, Airlangga