Laporkan Masalah

Pengaruh Macam Media dan Takaran Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau (Brassica rapa L.)

HELMEI ANJARWATI, Dr. Ir. Sriyanto Waluyo, M.Sc ; Dr. Ir Setyastuti Purwati, S.U

2017 | Skripsi | S1 AGRONOMI

Permintaan pangan semakin meningkat termasuk pada kelompok sayuran. Konversi penggunaan lahan di Indonesia dari sektor pertanian ke sektor non pertanian mempengaruhi luas area tanam yang ada. Hal ini juga berdampak pada penurunan produksi sayuran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, degradasi lahan yang disebabkan oleh penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan juga membuat kualitas produk sayuran yang dihasilkan semakin menurun. Pengembangan tanaman sayuran di lahan sempit dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan produktivitas sayuran. Teknologi budidaya yang ramah lingkungan terutama pada sayuran perlu digiatkan. Pertimbangan pemilihan media tanam diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman sayuran di lahan yang terbatas. Penggunaan pupuk organik dapat menjadi alternatif solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik dalam meningkatkan produktivitas tanaman sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi media tanam dan takaran pupuk kandang kambing yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi hijau. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul pada bulan Maret-Juli 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam (tanah, sekam mentah, arang sekam, dan serbuk gergaji) dan perbandingan media dengan takaran pupuk kandang kambing (tanpa pupuk, 2:1, dan 1:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam arang sekam dengan takaran pupuk kandang kambing 1:1 memberikan pertumbuhan dan hasil sawi hijau yang paling baik, yaitu mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar tanaman, dan bobot kering tanaman sawi hijau.

Demand for food crops was expected to increase substantially, include the vegetable crops. Conversion of farmland in Indonesia to urban development reduces the amount of lands available for crops production. Use of fertilizer, especially chemical fertilizers has brought in soil degradation and the loss of equilibrium of a stable soil. It also decreased the product quality of vegetables crops. Growing vegetable crops in small spaces could take to increase productivity for the long-term. Eco-friendly technologies in vegetable cultivation need to be intensified. In reply to this, organic fertilizers in agriculture will be the right solution for retaining productivity of problem soils, reducing the usage of chemical fertilizers, improving vegetable crops productivity. The study was aimed to determine the effect of the growing media and proportion of goat manure applications on the growth and yield of green mustard. The research had been conducted in Ponjong District, Gunungkidul Regency since March until July 2016. The research was arranged in randomized complete design factorial, consisted of two factors. The first factor was kinds of growing media that consisted of four levels : soil, raw rice husk, rice husk charcoal, and sawdust. Then the second factor was proportion of growing media and goat manure that consisted of three levels : without manures, 2:1, and 1:1. The result of experiment showed rice husk charcoal with proportion of goat manures 1:1 was considered affecting the best performance of plant growth such as increasing plant height, leaves, leaf area, fresh weight, and dry weight of green mustards.

Kata Kunci : sawi hijau, Brassica rapa L., media tanam, pupuk kandang kambing, green mustard, growing media, goat manure