Laporkan Masalah

Analisis investasi usaha jati emas di Daerah Istimewa Yogyakarta :: Studi kasus di PT. Loka Prakarsa Wirawana Indonesia

DARMADI, GD. Wayan, Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS

2003 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini dilaksanakan di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta studi kasus di PT. Loka Prakarsa Wirawana Indonesia, yaitu untuk mengetahui minat investasi di bidang Agribisnis usaha penanaman jati emas. Tujuan penelitian ini untuk menge tahui penyelenggaraan usaha jati emas yang dilakukan oleh masyarakat, mengetahui besarnya biaya langsung dan tidak langsung, kelayakan investasi usaha jati emas sebagai hutan swasta, serta mengetahui tingkat sensitivitas investasi. Dalam penelitian ini data yang dipakai data primer dan sekunder. Dalam melaksanakan penelitian ini menggunakan analisis finansial Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Benefit Cost Ratio (BCR), dari berbagai umur panen untuk mengetahui nilai finansial yang maksimum. Dari hasil penelitian diketahui rekapitulasi biaya investasi tiap-tiap umur panen selisih biayanya relatif kecil karena pengeluaran biaya pada awal-awal tahun. Pendapatan tiap umur panen menunjukkan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sesuai dengan umur panen. dari hasil penelitian yang mempunyai nilai finansial maksimum adalah umur 15 tahun dengan penjarangan dua kali pada umur 5 tahun dan 10 tahun masing-masing 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi usaha jati emas dari aspek finansial menguntungkan dan layak untuk diusahakan meski ada penurunan produksi 20% investasi tetap layak untuk diusahakan.

This research was conducted in Yogyakarta Special Province based on a case study in PT. Loka Prakarsa Wirawana Indonesia (LPWI), i.e., for developing investment interest in jati emas (super teak) agribusiness. The research aims at knowing jati emas (super teak) agribusiness implementation conducted by local people, knowing amount of either direct and indirect cost, investment feasibility to jati emas (super teak) agribusiness as a private forestry, and knowing investment sensitiveness level. In this research, it used financial analysis of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Benefit Cost Ratio (BCR), and many harvesting times to know the maximum financial value. Based on the research result, it can be found that the investment cost recapitulation for each harvesting-time have relatively small cost differential because of initial cost-expense. Each harvesting time revenue shows that as the year to year basis, it increases continually in accordance with the harvesting time, based on the research result having maximum financial value as in the 15 years old with twice cut-spacing in the 5th year of age and 10th year of age to 25% each. The research result shows that the jati emas (super teak) agribusiness investment based on the market and marketing, technical, managerial, and financial aspects are lucrative and feasible to afford though the 20% investment production fall, it is feasible to afford and has lower risk level.

Kata Kunci : Manajemen Agribisnis,Investasi Jati Emas,DIY


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.