PERAN EFIKASI DIRI AKADEMIK DAN KUALITAS PERSAHABATAN TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA SISWA SMA NEGERI X DAN Y DI YOGYAKARTA
NOVI MIFTAHUL JANNAH, BUDI ANDAYANI, Dr., M.A., Psikolog
2016 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIUpaya peningkatan mutu sekolah sebagai lembaga pendidikan masih menjadi fokus utama permasalahan di Indonesia. Namun sorotan mengenai kualitas pendidikan masih dipusatkan pada faktor-faktor eksternal sehingga kesejahteraan siswa di sekolah kurang diperhatikan dengan serius. Padahal kesejahteraan subjektif siswa di sekolah mempunyai hubungan yang kuat dengan proses pembelajaran dan prestasi belajar di sekolah. Fakta di lapangan yang ditemukan peneliti menunjukkan bahwa masih ada siswa yang tidak merasa sejahtera di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran efikasi diri akademik dan kualitas persahabatan terhadap kesejahteraan subjektif pada siswa di sekolah menengah atas. Penelitian dilaksanakan di Yogyakarta dengan subjek sebanyak 189 siswa SMA Negeri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan menggunakan tiga skala, yakni Skala Kesejahteraan Subjektif Siswa di Sekolah, Skala Efikasi Diri Akademik, dan Skala Kualitas Persahabatan. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, sedangkan untuk melihat peran variabel independen dalam memprediksi variabel dependen secara parsial menggunakan analisis uji t atau uji koefisien regresi. Analisis data dengan analisis regresi mendapatkan hasil bahwa (1) Efikasi diri akademik dan kualitas persahabatan secara bersama-sama berperan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif siswa di sekolah (R=0,678, p<0,01, F=78,965, p<0,01), (2) Efikasi diri akademik secara parsial memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kesejahteraan subjektif siswa di sekolah (t=8,614, p<0,01), (3) Kualitas persahabatan secara parsial juga memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan subjektif siswa di sekolah (t=4,051, p<0,01). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah efikasi diri akademik dan kualitas persahabatan memberikan sumbangan efektif sebesar 45,9% dalam memprediksi kesejahteraan subjektif siswa di sekolah dengan spesifikasi 41,1% disumbang oleh efikasi diri dan 4,8% sisanya merupakan sumbangan kualitas persahabatan.
Much of Indonesia's educational issues has been centered on continually improving the quality of schools as educational institution. However, the ongoing effort tends to focus more on external factors and less on the student's well-being in school, despite the fact that it has strong ties with learning process and achieving in school. Through a brief fieldwork, the researcher found that there are still students in school who are discontent. This research aimed to empirically examine the role of academic self-efficacy and friendship quality to subjective well-being among high school students. The research was conducted in Yogyakarta with 189 students of the state high school. Data collection was done through the administration of questionnaire that consisted of three scales, which were the Student Subjective Well-Being in School Scale, the Academic Self-Efficacy Scale, and the Friendship Quality scale. Simple linear regression was used for data analysis, while the t-test was used to determine the role of partial independent variable predicting the dependent variable. Through regression analysis, it was found that (1) Academic self-efficacy and friendship quality both had significant role in determining subjective well-being (R=0,678, p<0,01, F=78,965, p<0,01), (2) Partial academic self-efficacy had a significant positive relationship with student's subjective well-being in school (t=8,614, p<0,01), (3) Friendship quality also had a partially significant positive relationship with subjective well-being in students at school (t=4,051, p<0,01). Conclusion of the present study is academic self-efficacy and friendship quality yielded an effective contribution of 45,9% in predicting subjective well-being in students at school, with 41,1% by academic self-efficacy and the remaining 4,8% by friendship quality.
Kata Kunci : Efikasi Diri Akademik, Kualitas Persahabatan, Kesejahteraan Subjektif Siswa