PENGARUH PAY SATISFACTION TERHADAP JOB SATISFACTION DAN TURN OVER INTENTION PADA PEMBAGIAN JASA PELAYANAN DI RSUD MALINAU
DOMINGGUS RURI SETIAWAN, Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA; Dr. dr. Andreasta Meliala, M.Kes., MAS
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: RSUD Malinau sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dibidang kesehatan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bernilai lebih kepada masyarakat Malinau dan sekitarnya. Oleh karena itu, pencapaian visi dan misi RSUD Malinau dilakukan dengan menerapkan strategi-strategi, diantaranya adalah melalui pengelolaan sumber daya manusia yang baik. Hal ini sesuai dengan Schuler dan Walker (1990) yang berpendapat bahwa strategi sumber daya manusia merupakan asset, proses, dan aktivitas yang dipadukan secara bersama-sama untuk memecahkan masalah hubungan manusia dan bisnis dengan tujuan mencari nilai tambah. RSUD Malinau berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat dengan didukung oleh manajemen rumah sakit yang menerapkan tata kelola rumah sakit yang baik dan menekankan bahwa sumber daya manusia adalah aset utama rumah sakit dan RSUD Malinau berkomitmen memberikan kepuasan kerja bagi para karyawan diantaranya melalui remunerasi yang efektif. Tujuan: Berdasarkan perumusan permasalahan, penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh pay satisfaction terhadap job satisfaction dan menguji pengaruh pay satisfaction terhadap turnover intention Metode: Penelitian ini berjenis analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini menggunakan desain eksplanatori dengan melakukan pengumpulan data, mengolah data, menganalisis data, merumuskan hasil penelitian, dan menginterpretasikan hasil. Tujuan penelitian ini adalah pengujian hipotesis (analitis dan prediktif). Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini akan melakukan analisis terhadap hubungan antar variabel yang diprediksi berdasarkan prinsip-prinsip teori. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan jenis kelamin, responden laki laki yang mempunyai kepuasan kerja yang tinggi adalah 30,98%; sedangkan responden wanita yang mempunyai kepuasan kerja tinggi sebanyak 64,60%. Sebanyak 56,05% responden yang masa kerjanya 1-5 tahun mempunyai kepuasan kerja tinggi, dan sebanyak 39,52% responden yang masa kerjanya 6-11 tahun mempunyai kepuasan kerja tinggi. Berdasarkan kompetensi, sebanyak 95,60% responden memiliki kepuasan kerja yang tinggi; yang terdiri dari tenaga spesialis dan S2 (4,43%), dokter umum dan dokter gigi (60,18%), medis keperawatan (7,08%), medis non keperawatan (22,72%), dan administrasi (1,18%). Kesimpulan dan Saran : Penelitian ini memberikan dukungan terhadap 6 dari 8 hipotesis tentang imbas positif dan negatif dari pay satisfaction. Variabel yang paling besar pengaruh positifnya terhadap job satisfaction adalah pay level satisfaction. Variabel yang paling besar pengaruh negatifnya terhadap turnover intention adalah benefit satisfaction. Untuk meningkatkan kepuasan kerja dan meminimalkan intensi keluar, manajemen RSUD Malinau perlu memperhatikan pemenuhan kepuasan kompensasi bagi pegawainya. Sistem pembagian jasa pelayanan di rumah sakit harus memperhatikan aspek-aspek keadilan kompensasi
Background: Hospital Malinau as a Public Service Board (BLUD) in the health sector are expected to provide health care that is worth more to the community and surrounding Malinau. Therefore, achieving the vision and mission hospitals Malinau done by implementing strategies, including through the management of human resources is good. This is consistent with Schuler and Walker (1990) who found the human resources strategy is an asset, processes, and activities that are combined together to solve problems of human relationships and business with the aim of seeking value added. Hospital Malinau strive to provide excellent health services to the community, supported by hospital management that implement governance good hospital and stressed that human resources are the main assets of hospitals and hospital Malinau is committed to providing job satisfaction for employees such as through remuneration effective , Objective: Based on the formulation of the problem, this research has the objective to test the effect of pay satisfaction on job satisfaction andtest the effect pay satisfaction on turnover intention Methods: This research was analytic usingdesign. cross sectionalThis research uses explanatory design by collecting data, process the data, analyze the data, formulating research results, and interpret the results. The purpose of this study is hypothesis testing (analytical and predictive). Through a quantitative approach, this study will conduct an analysis of the relationship between variables that predicted based on theoretical principles. Results and Discussion: By gender, male respondents who have high job satisfaction was 30.98%; while the female respondents who have high job satisfaction as much as 64.60%. A total of 56.05% of respondents who have a tenure of 1-5 years of high job satisfaction, and as much as 39.52% of respondents whose tenure of 6-11 years have a higher job satisfaction. Based on competence, as much as 95.60% of respondents have higher job satisfaction; consisting of specialists and S2 (4.43%), general practitioners and dentists (60.18%), medical nursing (7.08%), medical non nursing (22.72%), and administration (1, 18%). Conclusions and Recommendations: This study provides support to six of the eight hypotheses about the positive and negative impact of paysatisfaction.Variable greatest positive influence on job satisfaction is the level of pay satisfaction. Variable greatest negative influence on turnover intention is the benefit satisfaction. To improve job satisfaction and minimize intentions out, Malinau Hospital management should pay attention to fulfillment of compensation for employees. Sharing system services in hospitals must pay attention to the aspects of equity compensation.
Kata Kunci : Pay satisfaction, job satisfaction, turnover intention