Laporkan Masalah

Potensi pengembangan industri tepung ubi kayu di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah

YUSWITA, Effy, Prof.Dr.Ir. Kapti Rahayu Kuswanto

2002 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Tujuan dari penelitian hi, untuk mengetahui potensi usaha tani ubi kayu dan untuk mengetahui kelayakan usaha pada industri tepung ubi kayu di kabupaten KapUaS. Penelitian ini mengambd sampel petani ubi kayu di sekitar industri sebanyak 30 orang dan penelitian inijuga ditaksanakan pa& industri tepung ubi kayu CV. Perdana Bhakti di kabupaten Kapuas. Anaiisis finansd yang d@nakan adalah analisis pendapatan, RCR, BEP, kriteaia hvestasi (Wt: MCX, IRR) dan masa pelunasan (PBP). Untuk mdustri tepung ubi kayu, analisis finand meliputi gabungan dari analisis fhansial tepung gaplek dan tepung industxi. Kabupaten Kapuas, mempunyai SDA lahan dan iklIm yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman ubi kayu dan mas& terdapatrrya lahan tidur yang cukup luas serta mempunyai SDM yang sebagian besar penduduknya berusia produktif dan masih terdapat penmi kerja yang belum ditempatkan, potensial untuk pengembangan industri tepung ubi kayu. Dengan a b y a program UP3HP dari pemerintah dan juga did- adanya perminban tepung ubi kayu dari mdustri pZywd yang cukup tingSi usaha mdustri tepung ubi kayu dapat lebih berkembang. Da~hi asil analisis finansial usaha tani ubi kayu di kabupaten Kapuas, merupakan usaha yang menguntungkan yang ditunjukkan oleh nilai RCR lebih besar dari 2 (dua). Di kabupaten Kapuas, industri tepung ubi kayu CV. Perdana Bhakti merupakan usaha yang meaguntuflgkan dan layak dijalankan (go project) dengan nilai RCR lebih besar dari 1 (satu), prodWpeqjualan berada di atas BEP dan nilai laiteria investasi (Wc ABCX, ZRR) teiah memenuhi stank go project serta masa pelunasan &pat dihhkan dalam masa operaSi industri DaIi had sur\r;ey potensi d a d serta analisis fhmdnya, kabupaten Kapuas dapat dikembanglcan sebagai &erah industxi tepung Ubi kayu

The aim of this study is to reveal potency of cassava f m operation and business feasimty of cassava flour industry in Kapuas regency, Central Kaiimantan. Data was collected from 30's cassava farmers surrounding the cassava flour industry area. Recently the cassava flour mdustry in Central Kalimantan is CV. Perdana Bhakti, which are produced both cassava flour and cassava industry flour containing rice brand and dried cassava leaves flour. Financial analysis based on the CV. Perdana Bhakti of both cassava flour products, were revenue *is, RCR, BEP, hvestment Criteria (NPV, NBCR, IRR) and payback periode (PBP). The land condition and climate of Kapuas regency are suitable for cultivating cassava, which are supporting by the progriim of UP3HP of local govment. The number of unused land and potencial labour in the region also supporting the cassava ffour industry. Farm operation of cassava is profitable that indicated by RCR value >2. The same result was gained from the cassava flour industry, the RCR value was >1 and number of production and sales reached over BEP value. The cassava flour industry is also feasible indicated by the criteria of inwstment O V , b'BCR, IRR) and payback periode which can be done during operating periode of industry. The high demand of cassava flour fiom plywood industry is supporting for development of the industry. gY the survey of local potency and financial analysis, Kapuas regency can be improved to be a zone of cassava flour industry

Kata Kunci : Manajemen Agribisnis,Industri Tepung,Pengembangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.