Laporkan Masalah

Kontribusi Citra Quickbird dan Sistem Informasi Geografis untuk Penilaian Kualitas Lingkungan Permukiman Perkotaan (Kasus di Kelurahan Sendangadi Mlati Sleman Yogyakarta)

AHMAD HADZIQ RIFAI, Prof. Dr. Totok Gunawan, MS ;Dr. Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si

2016 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh

Perkembangan Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) baik dari segi jumlah penduduk dan infrastrukturnya membuat Kawasan Perkotaan Yogyakarta menjadi magnet yang menarik arus urbanisasi menuju Kawasan Perkotaan Yogyakarta yang lebih besar. Penilaian kualitas lingkungan permukiman perkotaan dengan menggunakan metode pengnderaan jauh dan sistem informaasi geografis menjadi salah satu cara untuk menganalisis perkembangan permukiman perkotaan. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Sendangadi Dalam penelitian ini, data citra Quickbird tahun 2014 digunakan untuk ekstrak tematik penggunaan lahan Kelurahan Sendangadi. Metode ekstraksi yang digunakan adalah interpretasi visual. Secara statistik, hasil uji akurasi interpretasi visual citra Quickbird tahun 2014 diperoleh overall accuracy 92,9 %. Hal ini menunjukkan bahwa hasil interpretasi visual citra Quickbird telah memenuhi ketantuan yaitu harus lebih besar dari 92,9%. Hasil analisa dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), teridentifikasi kualitas lingkungan permukiman di Kelurahan Sendangadi terbagi menjadi 4 kategori. Kategori pertama kualitas lingkungan permukiman sangat baik (6,41%) kualitas lingkungan permukiman baik (51,71%) kualitas lingkungan permukiman sedang (39,05%) dan kualitas lingkungan permukiman buruk (2,83%). Penelitian ini berfungsi untuk menilai kualitas lingkungan permukiman untuk memberikan masukan rekomendasi rencana penataan ruang wilayah di Kelurahan Sendangadi.Menurut hasil analisa bahwa dusun Banaran dan Tegalweru yang paling perlu dilakukan perbaikan lingkungan permukiman Sedangkan untuk lokasi lain dengan nilai kualitas sedang perlu perbaikan sistem pengelolaan lingkungan permukiman.

The development of Urban Yogyakarta (KPY) in terms of both population and infrastructure make Urban Area Yogyakarta become a magnet attracting towards urbanization Urban Area Yogyakarta larger. Assessment of environmental quality of urban settlements by using the method and system pengnderaan remote geographical informaasi be one way to analyze the development of urban settlements. The research location is Sendangadi Village. In this study, Quickbird image data 2014 is used to extract thematic land use Sendangadi village. The extraction method used was visual interpretation. Statistically, test results accuracy visual interpretation Quickbird image 2014 obtained 92.9% overall accuracy. This suggests that the visual interpretation of results have met ketantuan Quickbird image which must be greater than 92.9%. Results of analysis using Geographic Information System (GIS), identified the quality of the living environment in the Village Sendangadi divided into 4 categories. The first category of residential environment quality is very good (6,41%) good quality residential environment (51,71%) middle quality of the neighborhoods (39,05%) and poor quality housing environment (2,83%). This study serves to assess the quality of neighborhoods to provide input on the plan at the village level spatial analysis results that Banaran and Tegalweru village most needs to be improved neighborhoods As for other locations with middle quality value being necessary improvement of environmental management systems settlements.

Kata Kunci : Urban, Kualitas Lingkungan Permukiman, Quickbird, Sistem Informasi Geografis

  1. S2-2016-359576-abstract.pdf  
  2. S2-2016-359576-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-359576-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-359576-title.pdf