PENGEMBANGAN PERTANIAN KOTA (Studi di Kampung Taman RT 34 Kel. Patehan Kec. Kraton D.I.Yogyakarta)
HANIF WAHYU WICAKSONO, DR. Suharko
2016 | Tesis | S2 SosiologiPenelitian ini berupaya untuk menggambarkan upaya pengembangan pertanian kota yang dilakukan oleh warga RT 34 kampung Taman Kel.Patehan Kota Yogyakarta. Untuk mendukung penelitian ini maka digunakan teori mediating structure dari Peter L.Berger dan Neuhaus yang menjelaskan pentingnya institusi mediasi dalam pelaksanaan menjembatani antara kehidupan publik dengan kehidupan privat guna pelaksanaan pembangunan/pemberdayaan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data dan informasi yang digunakan adalah wawancara langsung, observasi partisipan dan dokumentasi Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa krisis ekonomi 1998 mengakibatkan melambungnya harga kebutuhan pokok dipasaran menjadi kenyataan publik yang memberatkan masyarakat kalangan bawah. Pertanian kota merupakan sebuah gagasan yang dikembangkan, sebagai upaya untuk menekan pengeluaran rumah tangga. Perjalanan pertanian kota tidaklah mudah, karena partisipasi dari warga yang masih minim pada akhirnya. Dalam penelitian ini kita akan melihat pentingnya peranan suatu institusi dalam menjembatani antara warga, negara, bersama penguatan basis sosialnya. Sehingga kemudian, dengan memanfaatkan institusi mediasi dalam hal ini adalah Rukun Tetangga (RT), pada akhirnya menjadi sarana yang bukan hanya mengedukasi warga melainkan juga membuat kebijakan-kebijakan terkait itu. Sehingga wargapun mulai terlibat secara keseluruhan. Kemudian setelah pertanian kota sudah memiliki sistem yang kuat dan baik, muncul negara melalui pemerintahnya masuk dalam sistem yang dibangun atas kesadaran warga itu. Pemerintah membawa program-program pemberdayaannya, dengan bantuan-bantuan kepada warga. Namun menjadi persoalan, bantuan-bantuan tersebut cenderung membuat sistem pertanian kota yang dibangun warga lambat laun menjadi tenggelam. Hal ini dikarenakan, bantuan-bantuan tersebut memang tidak ditujukan untuk menguatkan pertanian kota. melainkan mengarahkan pada bentuk kegiatan lain, yang dapat dikatakan tidak memiliki implikasi langsung terhadap pertanian kota. Kata Kunci: Pertanian, kota, institusi, RT, warga, bantuan.
This study sought to describe urban farming development efforts undertaken by residents of RT 34 Kampung Taman Kel.Patehan Yogyakarta. To support this research used the theory of the mediating structure Peter L.Berger and Neuhaus explaining the importance of mediation institutions in the implementation of a bridge between the public life with private life for the implementation of development / empowerment. This research was conducted using qualitative methods with a model case study. Data and information collection techniques used were interviews, participant observation and documentation. The results of this study indicate that the economic crisis in 1998 resulted in soaring prices of basic necessities in the market the public burdensome reality grassroots. Urban farming is an idea that was developed as an effort to suppress the household expenses. Urban farming trip is not easy, because of the participation of the residents are still minimal in the end. In this study we will see the importance of an institutional bridge between the citizens, the state, along with the strengthening of its social base. Subsequently, by utilizing the mediation institution in this regard is the Neighborhood (RT), eventually became a means not only to educate the citizens but also make the policies related to it. So residents became involved overall. Then, after the urban farming already has a strong system and well, emerging countries through its government entered into a system built on the awareness of citizens. The government brought empowerment programs, with the assistance to the citizens. However a problem, the assistance has tended to make the urban farming system built city residents gradually become submerged. This is because, the assistance is not intended to encourage urban agriculture. but lead to other forms of activities, which can be said to have no direct implications for urban agriculture. Keywords: Urban Farming, Cities, Institutions, Neighborhood, Citizen, Social Asistentce
Kata Kunci : Pertanian, kota, institusi, RT, warga, bantuan.