RENCANA BISNIS: PENYEDIA DAGING AYAM BEKU DENGAN APLIKASI AYAMKU
VIVI RORO KUSUMA, Sumiyana, Dr., Msi., Ak.,CA.
2016 | Tesis | S2 ManajemenINTISARI Badan Pusat Statistik merilis angka pertumbuhaan ekonomi pada tahun 2015 mengalami peningkatan dalam industri peternakan dimana kenaikan mencapai 1.497.625.658 daripada tahun sebelum di tahun 2014 yaitu sebesar 1.443.349.117 dan pada tahun 2013 sebesar 1.344.191.104 (Badan Pusat Statistik, 2015). Salah satu komoditas peternakan yang memiliki potensi yang cukup tinggi di Indonesia adalah peternakan ayam potong jenis ras. Hal ini dikarenakan daging ayam cenderung lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena harga daging ayam perkilogram lebih murah daripada harga daging sapi, kerbau dan daging kambing perkilogram. Ayamku merupakan bisnis berorientasi pada penciptaan kebutuhaan konsumsi daging pada para pelanggan. Dalam menjalankan bisnisnya, Ayamku berorientasi pada pemenuhan kebutuhan bahan pangan yang tinggi akan protein dalam bentuk protein hewani, khususnya daging ayam. Rencana bisnis Ayamku terdiri dari fungsi pemasaran, fungsi operasional, dan teknologi, organisasi perusahaan, keuangaan dan pengukuran serta manajemen resiko. Kemudian membuat rancangan model bisnis Ayamku yang akan dituangkan ke dalam kanvas model bisnis. Berdasarkan hasil perhitungan terlihat bahwa perusahaan memiliki NPV yang relative besar yaitu sebesar Rp 1.077.254.523 serta tingkat IRR sebesar 79%. Kemudian perusahaan juga sudah bisa mengembalikan modal kepada pemilik dalam waktu kurang lebih dua tahun 5 bulan. Dari hasil perhitungan kelayakan investasi untuk menciptakan peluang bisnis ayamku menunjukkan bisnis ini layak dijalankan.
ABSTRACT The Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS) has released the economic growth figures in 2015. In the context of the livestock industry, the growth figures is increasing to 1,497,625,658 in 2015, from 1.344.191.104 in 2013 and 1,443,349,117 in 2014 ( (Badan Pusat Statistik, 2015). One of high potential livestock commodities in Indonesia is broiler farms. This is because many people have a tendency to consume a chicken meat as their daily foods as the price of chicken meat per kilogram is cheaper than beefs price per kilogram. Ayamku is a business with customer-oriented focusing on meeting the customers needs especially in meat consumption. In running the business, Ayamku focuses on meeting the high-animal protein foods obtained from chicken meat. Ayamkus business plan consists of marketing, operational, technology, and financial division, as well as corporate organizations and risk management. The writer designs the business model that will be presented into the business model canvas. The calculation result shows that the company has a relatively high NPV of 1,077,254,523 Rupiah and IRR of 79%. The result shows that the company will be able to return the owners capital in approximately 2 years 5 months. In addition, the calculation of the feasibility of the investment also shows that this business is feasible.
Kata Kunci : Daging Ayam, Rencana Bisnis, e-Commerce / Chicken meat, Business plan, e-Commerce