Laporkan Masalah

STRATEGI PEMBIAYAAN KESEHATAN DALAM RANGKA MEMPERTAHANKAN KEBERLANGSUNGAN PROGRAM HIV/AIDS DI KOTA BENGKULU

ALDI RAMON, dr. Yodi Mahendradhata,M.Sc, Ph.D.; Dr, dr. Dwi Handono SulistyoM.Kes.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Penderita HIV dan AIDS di Kota Bengkulu dari tahun 2011 mengalami peningkatan, apabila dilihat angka prevalensinya dalam 5 tahun terakhir rata­rata untuk jumlah penderita HIV yaitu 0,14 dan AIDS 0,05 masih dibawah angka nasional pada tahun 2014 yaitu <0,46. Kesinambungan program penanggulangan HIV dan AIDS dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain peraturan dan kelembagaan serta anggaran belanja. Tujuan: Mengetahui bagaimana strategi pembiayaan kesehatan dalam rangka mempertahankan keberlangsungan program HIV/AIDS di Kota Bengkulu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan subjek penelitian sebanyak 20 orang. Hasil dan pembahasan: Strategi pembiayaan program HIV/AIDS di Kota Bengkulu dilakukan dengan berbagai cara diantaranya yaitu dengan cara meningkatkan anggaran APBD, membuat proposal pihak swasta (CSR), usulan dana bersumber APBN serta memprioritaskan program. Dukungan Pemangku Kepentingan kunci terhadap program HIV/AIDS di Kota Bengkulu dalam rangka merumuskan kebijakan penanggulangan penyakit HIV/AIDS sudah menuju kearah yang baik namun belum sepenuhnya berjalan maksimal. Komitmen terhadap program HIV/AIDS sudah ada namun harus ditingkatkan lagi. Intervensi KPA Kota Bengkulu terhadap penyusunan kebijakan program HIV/AIDS pada level APBD Kota Bengkulu masih sangat lemah karena minimnya dukungan psikologis dari pemangku kebijakan. Sustainabilitas program HIV/AIDS di Kota Bengkulu dapat berkelanjutan meskipun dengan keterbatasan dana yang ada. Institusi terkait yakin dapat melaksanakan program kegiatan dengan cara membuat beberapa agenda serta langkah­langkah untuk menjamin keberlangsungan program diantaranya adalah meningkatkan koordinasi lintas program dan sektor. Kesimpulan: Strategi pembiayaan program HIV/AIDS di Kota Bengkulu oleh institusi yang berperan dalam pelaksanaan program HIV/AIDS belum sepenuhnya berjalan dengan optimal.

Background: Patients with HIV & AIDS in Bengkulu have been increased since 2011. In the last 5 years, the average prevalence of HIV patients is 0.14 and AIDS is 0.05. These numbers are still under national average prevalence in 2014 which was <0.46. Sustainablity of HIV & AIDS can be viewed from various aspects, including regulation, institution, and budgeting. Objective: To examine how health financing strategy in order to maintain the sustainability of HIV/AIDS programs in the Bengkulu city. Methods: This study used a qualitative approach with descriptive research, with research subjects as many as 20 people. Results and discussion: The financing strategy of HIV/AIDS in the Bengkulu city done in various ways including by fostering local budget, make a proposal private parties (CSR), the proposed state budget funds sourced and prioritize programs. Stakeholders support of HIV/AIDS in the Bengkulu city in order to formulate a policy of prevention and control of HIV/AIDS is already moving towards good but have not been fully maximized. Commitment to the reduction and prevention of HIV/AIDS already exist but need to be improved. Intervention KPA Bengkulu on policy on HIV/AIDS at the level of Bengkulu City budget is still very weak due to the lack of psychological support from stakeholders. Sustainability program to eradicate HIV/AIDS in the Bengkulu city can be sustained despite limited funds available. Related institutions can confidently carry out a program of activities by making some agenda as well as measures to ensure the sustainability of the program include improving coordination across programs and sectors. Conclusion: The financing strategy of HIV/AIDS programs in the Bengkulu city by institutions that play a role in the implementation of the HIV/AIDS program has not been fully run optimally.

Kata Kunci : Strategi pembiayaan, Keberlangsungan/sustainable, HIV/AIDS, Dukungan Pemangku Kepentingan, Financing strategies, Sustainability, HIV/AIDS, stakeholder support

  1. S2-2016-371152-abstract.pdf  
  2. S2-2016-371152-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-371152-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-371152-title.pdf