Penentuan Honorarium Notaris Atas Akta Yang Bernilai Sosiologis Di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
FUAD RAHMAWAN, Dr. Harry Purwanto, S.H., M.Hum
2016 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini membahas tentang penentuan honorarium Notaris atas akta yang bernilai sosiologis di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Notaris dalam menentukan honorarium atas akta yang bernilai sosiologis serta pengawasan yang dilakukan Dewan Kehormatan Daerah dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (selanjutnya disebut INI Bantul). Penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan data primer yang secara teknis diperoleh dari wawancara dengan narasumber antara lain Ketua Pengurus Wilayah INI Derah Istimewa Yogyakarta, Ketua dan Sekretaris Pengurus Daerah INI Bantul, Dewan Kehormatan Daerah INI Bantul serta beberapa Notaris di Kabupaten Bantul yang ditentukan berdasarkan purposive sampling sebagai responden. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan dan penelusuran terhadap bahan-bahan kepustakaan. Penelitian ini menggunakan analisis data secara kualitatif dan disusun dengan metode deskriptif. Pelaksanaan penentuan honorarium merupakan subjektivitas Notaris, namun tetap harus mengikuti ketentuan dalam Pasal 36 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Peraturan Jabatan Notaris dan Pasal 3 angka 14 Perubahan Kode Etik Notaris Tahun 2015 mengenai kewajiban Notaris dan Pasal 4 angka 10 Perubahan Kode Etik Notaris Tahun 2015 mengenai larangan Notaris. INI sebagai wadah tunggal perkumpulan Notaris berkewajiban membina dan mengawasi anggotanya. Berdasarkan Pasal 12 angka 1 Perubahan Kode Etik Notaris Tahun 2015, Dewan Kehormatan mewakili perkumpulan dalam hal pembinaan, pengawasan, dan pemberian sanksi dalam hal penegakan kode etik.
This research discusses the determination of honorarium on the deed of Notary that has the sociological value in Bantul District Special Region of Yogyakarta. This research aims to determine the consideration in determining the emolument above Notary deed that has sociological value and supervision which is performed by Honor Council Area and Local Board The Association of Indonesian Public Notary, (hereinafter to as INI Bantul). This research is empirical juridical research. This research used primary data technically obtained from interviews with sources County Board Chairman INI special region of Yogyakarta, Chairman and Secretary of the Local Board INI Bantul, Honor Council area INI Bantul as well as several Notaries in Bantul District which is determined by purposive sampling as respondent. The secondary data obtained from legislation and search for library materials. This research uses qualitative data analysis and prepared by the descriptive method. Implementation of the honorarium determination is the Notarys subjectivity, but its must follow the provision in the article 36 paragraph (1), paragraph (2) and paragraph (4) Legislation Number 30 Year 2004 conceming Notary regulations, and also based on the Article 3 point 14 changes of Notary Ethic Code Year 2015 of the Notary obligations and Article 4 point 10 changes of Notary Ethic Code Year 2015 on the prohibition of Notary. INI as a single Notary container association is obliged to foster and oversee its member. Based on article 12 point 1 changes of the Notary Ethic Code Year 2015, the honor council representing associations in terms of coaching, supervision and sanctions in the case of the notary ethic code enforcement.
Kata Kunci : Notaris, Honorarium, Sosiologis.