Perilaku konsumen beras organik di Kota Yogyakarta
PRASTAWANINGSIH, Runtut Tri, Dr.Ir. Irham, MSc
2002 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisMakanan yang sehat akan menghasilkan tubuh yang sehat. Pangan yang dihasilkan melalui Cara bertani alami mengandung nilai gizi, rasa, dan keamanan pangan yang jauh lebih baik dari pola pertanian yang banyak mengandung bahan kimia sintetis. Salah satu bahan pangan yang dipilih oleh sebagian penduduk Kota Yogyakarta, yang sesuai dengan kondisi tersebut adalah beras organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui tahap proses pengambilan keputusan konsumen, faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen, dan perubahan elastisitas harga beras organik di Kota Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisoner kepada konsumen beras organik, baik aktual maupun potensial, di Kota Yogyakarta. Hasil kuisoner dianalisis secara kualitatif dan kuantitif. Analisa kualitatif dilakukan dengan menjelaskan hasil melalui model pengambilan keputusan konsumen. Alat analisa kuantitatif yang digunakan adalah analisa regresi dengan bantuan program Shazam. Perilaku konsumen dapat diartikan sebagai suatu proses pengambilan keputusan yaang terdiri dari tahap (1) pengenalan masalah dan motivasi, (2) pencarian dan evaluasi informasi, (3) proses pembelian, dan (4) perilaku puma beli. Masalah muncul karena adanya kesadaran konsumen akan keamanan dan kesehatan pangan, sehingga motivasi utama untuk mengkonsumsi beras organik adalah kesehatan. Pencariaan informasi dilakukan secara internal dan eksternal dengan sumber informasi awal terbanyak bagi konsumen aktual adalah melalui teman (interpersonal communication), sedangkan pada konsumen . potensial berasal dari media massa. Teinpat pembelian merupakan salah satu elemen proses pembelian. Distributor merupakan pilihan utama bad konsumen beras organik sebagai tempat pembelian dengan pertimbangan ketersediaan dan pelayanan. Perilaku puma beli berkaitan dengan kepuasan yang diperoleh konsumen setelah melakukan pembelian, terkait dengan harga, kesesuaian selera dan pelayanan yang diperoleh. Mayoritas konsiunen beras organik inenyatakan harga yang diterima adalah cukup dan sesuai, sedangkan kendala yang mereka hadapi umumnya adalali ketersediaan yang terbatas di pasaran. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kuantitas konsumsi beras organik pada tingkat ruinah tangga di Kota Yogyakarta adalah faktor harga sendiri, pendapatan keluarga, tingkat pendidikan ibu rumah tangga, usia ibu rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, dan pekerjaan ibu rumah tangga.. Faktor usia ibu rumah tangga dan juinlah anggota rumah tangga berpengaruh nyata secara statistik terhadap kuantitas beras organik yang dikonsurnsi pada tingkat rumah tangga, sedangkan faktor-faktor yang lain tidak berpenganrh secara nyata. Beras organik merupakan kebutilhan pokok bagi konsumen aktual dengan
Healthy food will result on healthy body. The foods produced by natural farming system contains nutrition, taste, quality and security much better than conventional fanning, which using synthetic chemical manner (agro-chemical). A kind of food material from natural farming that chosen by consumer in Yogyakarta are organic rice. This research was aimed to find out the steps of consumer decision process, the factors affecting consumer decision, and the change in price elasticity of organic rice in Yogyakarta. Distributing the questionnaire to the organic rice consumer, either actual and potential consumer in Yogyakarta, carried out this research. The result of questionnares was analyzed quantitativelly and qualitativelly. Explaining the result through the consumer decision model camed out the qualitative analysis. The quantitative analysis used analysis regression by Shazam Program from computer . The consumer behavior could be mean as a process of decision making comprising of stage (1 ) problem recognition and motivation, (2) information search and evaluation, (3) purchasing process and (4) postpurchase behavior. The problem emerged because of the existence of consumers awareness to food security and healthy. Healthines and nutrition value are main motivation given by consumers for purchasing orgaanic rice although there is no scientific evidence that such foods possess additional benefit which conventional rice do not possess. Searching information was camed internal and external with the highest previous information for the actual consumer by friends (interpersonal communication), while the potential consumer take it from media. One of the elements of purchasing process stage is choosing a store. Distributor was the main choice for the organic rice consumer choosing a store with the consideration of the availability and services. The postpurchase behavior was related with the consumer satisfaction after buying, related to price, taste and services. Most of the consumer said that organic rice price received is enough and suitable, while the problem faced generally was limited avaibility in the market. Factors predicting to affect quantity of organic rice consumption in the household level in Yobyakarta were own price, family income, housewife's education, housewife's age, the number of family members and housewife's occupation. Housewife's age and the number of family members have a significant affect statistically to the quantity of organic rice consumption. , while the others factor have not. Organic rice is main need for the actual consumer with inelastic pice.
Kata Kunci : Perilaku Konsumen,Manajemen Agribisnis