Laporkan Masalah

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP EFIKASI DIRI IBU DAN PERILAKU PEMBERIAN MAKAN ANAK GIZI KURANG USIA 6-24 BULAN DI KENDARI

WA ODE SYAHRANI HAJR, Prof.dr.Sri Suparyati Soenarto, Sp.A (K)., Ph.D.; Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep, Sp.Kom

2016 | Tesis | S2 Keperawatan

Latar Belakang: SDGs memiliki sasaran untuk mengakhiri segala bentuk malnutrisi termasuk gizi kurang pada tahun 2030. Salah satu upaya manajemen gizi kurang yang direkomendasikan ialah dengan promosi dan pendidikan kesehatan tentang praktek pemberian makan yang optimal pada anak. Pendidikan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan efikasi diri Ibu akan kemampuannya dalam melakukan praktek pemberian makan yang direkomendasikan yang selanjutnya akan mendukung perubahan perilakunya dalam memberikan makan kepada anak secara optimal. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap efikasi diri Ibu dan perilaku pemberian makan anak gizi kurang usia 6-24 bulan di Kendari. Metode: Pre eksperimental dengan rancangan pretest-posttest one group design. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki anak yang berstatus gizi kurang usia 6-24 bulan. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 Ibu. Pendidikan kesehatan sebagai intervensi dalam penelitian menggunakan media booklet dan pendekatan efikasi diri. Data diolah dengan program komputer menggunakan uji t berpasangan, wilcoxon, dan regresi linier. Hasil: Terdapat perbedaan rerata skor efikasi diri Ibu (p<0,001), dan skor perilaku pemberian makan (p<0,001) antara sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan. Varibel luar terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan (p>0,05) terhadap perubahan skor efikasi diri maupun perubahan skor perilaku. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan memiliki pengaruh efektif dalam meningkatkan efikasi diri Ibu dan perilaku pemberian makan pada anak gizikurang usia 6-24 bulan

Introduction: Sustainable Development Goalstargets to eradicate all forms of undernutrition in 2030. One of the recommended undernutrition managements is promotion and health education regarding optimal child feeding practices. Health education aimed to improve mothers self efficacy in adopting recommendation of child feeding practices that in turns will optimize their behavior in child feeding. Aim: To analyze the effect of health education regarding feeding practices on mothers self-efficacy and feeding practices in undernourished child aged 6-24 months old in Kendari, South East Sulawesi. Method: This was a pre-experimental study with pretest-posttest one group design. Experiment subjects were mothers of malnourished children aged 6-24 months old. Sample selection was conducted by purposive sampling and resulted in 40 mothers as experiment subjects. Health education as intervention was conducted using booklet and self-efficacy approach. Data was analyzed in paired-t test, Wilcoxon test, and linear regression. Result: There was a significant increase in average score of mothers self-efficacy (p<0.001), and feeding practices (p<0.001) before and after intervention. External variables were proven to have no significant effect (p>0.05) on changes in selfefficacy and feeding scores. Conclusion: Health education had effective impact on improving mothers selfefficacy and feeding practices in children aged 6-24 months old with undernutrition

Kata Kunci : efikasi diri, gizi kurang, pendidikan kesehatan, perilaku, praktek pemberian makan, Self-efficacy, undernutrition, health education, behavior, feeding practices

  1. S2-2016-371721-abstract.pdf  
  2. S2-2016-371721-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-371721-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-371721-title.pdf