Laporkan Masalah

PERBANDINGAN KADAR SEKRETORI IMMUNOGLOBULIN A (sIgA) SALIVA PADA ANAK LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT YANG MENJALANI KEMOTERAPI FASE INDUKSI DAN FASE MAINTENANCE (Kajian di Rum ah Singgah Yayasan Buah Hati dan Rumah Singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Yogyakarta)

PUJI KURNIA, Dr. drg. Indah Titien S., SU, Sp.KGA(K); Dr. drg. Siti Bale Sri Rantinah., SU, Sp.KGA(K)

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Gigi Klinik

Perawatan kemoterapi pada anak leukemia limfoblastik akut dibagi menjadi beberapa fase antara lain, fase induksi yang merupakan fase awal kemoterapi dan bertuj uan merusak sebanyak mungkin sel leukemia dan fase pemeliharaan atau maintenance, fase ini bertujuan untuk membunuh sel-sel leukemia yang masih tersisa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kadar sekretori immunoglobulin A (sIgA) saliva pada anak leukemia limfoblastik akut yang menjalani kemoterapi fase induksi dan fase maintenance. Penelitian ini menggunakan survei non-analitik dengan teknik pengambilan consecutive sampling. Subyek penelitian adalah 20 pasien Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) yang menjalani kemoterapi fase induksi dan fase maintenance yang berada di rumah singgah buah hati dan rumah singgah yayasan kasih anak kanker jogja dan sedang menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Pengambilan saliva dilakukan denga n metode spitting, sebanyak 1 ml dan dilakukan pada pagi hari. Pengukuran sIgA saliva menggunakan Anti-human sIgA ELISA kit (Elebscience). Data dianalisis dengan menggunakan Independent T test. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata kadar sIgA pada pasien kemoterapi dengan fase induksi sebesar 2,895 ng/dl dengan simpangan baku 0,089 dan pada fase maintenance sebesar 1 ,631 ng/dl dengan simpangan baku 0,80. Berdasarkan hasil independent T test diketahui bahwa p<0,05, dapat disimpulkan bahwa rerata kadar sIgA berdasarkan fase kemoterapi terdapat perbedaan bermakna, yaitu kadar sIgA pada fase induksi lebih tinggi daripada fase maintenance.

Chemotherapy treatment in children acute lymph oblastic leukemia is divided into several phases, among others, the induction phase is the initial phase of chemotherapy and aimed at undermining the leukemia cells as possible and a maintenance phase, this phase aims to kill the leukemia cells that remain . This study aims to look at the levels of secretory immunoglobulin A (sIgA) saliva in children with acute lymphoblastic leukemia undergoing chemotherapy induction phase and maintenance phase. This study uses an analytical survey taking consecutive sampling technique. The subjects were 20 patients with Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) who underwent chemotherapy induction phase and maintenance phase which is in rumah singgah buah hati dan rumah singgah yayasan kasih anak kanker jogja and is undergoing tre atment at Hospital Dr. Sardjito, Yogyakarta. Collecting saliva is done by the method of spitting, as 1 ml and done in the morning. Measurement of Salivary sIgA using Anti-human sIgA ELISA kit (Elebscience). Data were analyzed by using Independent T test. The results of this study showed the average levels of sIgA in patients with chemotherapy induction phase of 2.895 ng / dl with a standard deviation of 0.089 and in the maintenance phase of 1,631 ng / dl with a standard deviation of 0.80. Based on the results of independent T test is known that p <0.05, this means that the average levels of sIgA based chemotherapy significantly different phases, namely the levels of sIgA in the induction phase is higher than the maintenance phase.

Kata Kunci : kemoterapi, leukemia limfoblastik akut, sekretori immunoglobulin A

  1. S2-2016-373270-abstract.pdf  
  2. S2-2016-373270-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-373270-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-373270-title.pdf