Laporkan Masalah

Kelayakan finansial usaha pembenihan lele dumbo kelompok tani ikan mino ngremboko Bokesan Kabupaten Sleman

HERLAMBANG, Satria Panji Deny, Dr.Ir. Irham, MSc

2002 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Usaha perbenihan lele dumbo ternyata memiliki prospek yang cukup bagus dalam usaha untuk meningkatkan tar& kesejahteraan hidup petani selain berusaha tani padi. Sebagai contoh adalah kelompok tani ikan Mino Ngremboko, dimana dengan terbentuknya suatu kelompok yang khusus berusaha pada perbenihan lele dumbo ternyata mampu merubah taraf hidup masyarakat di sekitarnya. Padahal melihat kebelakang kondisi lahan dusun Bokesan yang dulu terkenal tandus dan merupakan daerah bencana gunung merapi sekarang telah menjadi daerah sentra perbenihan lele dumbo. Dari usaha perbenihan ini, bagi masing-masing petani ternyata memberikan tingkat penerimaan yang cukup baik berkisar antara Rp. 1000000 - 1125000 per bulannya tergantung dari kemampuan memproduksi benih dengan teknik yang bagus. Penelitian ini bertujuan untuk, 1)mengetahui sistem penentuan keuntungan antara petani ikan yang tergabung dalam kelompok dengan petani ikan yang berada di luar kelompok, 2)mengetahui tingkat pendapatan dan keuntungan petani yang tergabung dalam kelompok dengan petani yang berada di luar kelompok. tingkat pendapatan bersih yang diterima petani yang tergabung dalam kelompok lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh petani yang berada di luar kelompok. Salah satu faktor yang menyebabkan pendapatan bersih yang diterima lebih besar diantaranya adalah harga output yang stabil dan juga kemampuan dalam memproduksi benih pada petani yang tergabung dalam kelompok lebih baik karena adanya peran dari instansi terkait seperti dari dinas perikanan yang sering melakukan penyuluhan bagi para petani kelompok. Hasil penelitian menunjukan bahwa i ix

Culture medium for lele dumbo (catfish) has really promising prospect in the effort to improve welfare-life level of the farmers besides engaging in growing paddies. As an example is grow fishery group Mino Ngrembuko, in which by forming a specific group in culture medium for lele dumbo actually can change the level of life of the sorrounding people. In fact, looking backward the condition of the land in the Bokesan village formerly was very baren and one of the natural diaster areas of the Merapi volcano. Now, this land becomes central area for culture medium for lele dumbo. This effort of culture medium results ini good-enough level of income rageing from Rp. 1.000.000 to 1.125.000 per month depending on the production capacity o the seeds with good techiniques. This study aims to 1) discover the earning determination system among the catfish farmers involving in the group with fishery farmers outside the group, 2) discover the income level and farmers’ earning involving in the group and those of outside the group. Study result shows that net income level of the farmers involving in the group is greater compared to the income earned by the the farmers outside the ngroup. One of the factors of this difference in income is stable output prices and also production capacity of the seeds of the farmers involving in the group is better because some of relevant agencies such as fishery service play a leading role that often give illumination for the group farmers

Kata Kunci : Manajemen Agribisnis,Usaha Pembenihan Lele,Kelayakan Finansial


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.