KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI UNTUK HAND HYGIENE RUMAH SAKIT UMUM DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA
CICHI LESTARI, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med. Sc,PhD.; Dra. L. Endang Budiarti, M.Pharm
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Penyakit infeksi masih merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia, salah satunya adalah infeksi nosokomial. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya infeksi di rumah sakit adalah dengan program hand hygiene. Upaya untuk mendukung keberhasilan program hand hygiene ini adalah dengan menghitung ketersediaan dan kebutuhan bahan habis pakai yang digunakan untuk cuci tangan. Setiap rumah sakit mempunyai ketersediaan dan kebutuhan yang berbeda-beda tergantung dari alur logistik pengadaan bahan medis habis pakai dan penghitungan kebutuhan dan ketersediaan bahan medis habis pakai tersebut. Tujuan: Mengidentifikasi kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan bahan medis habis pakai untuk program hand hygiene dan mendiskripsikan proses manajemen logistik di rumah sakit Kota Yogyakarta. Metode: Studi kasus dengan pendekatan embeded multiple-case study dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian untuk data kuantitatif secara keseluruhan sebanyak 276 sampel dan untuk data kualitatif adalah orang mempunyai peranan penting di bagian Rawat Inap, Tim PPI, dan bagian Logistik rumah sakit. Pengambilan sampel untuk pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan cara acak sederhana (purposive sampling) terhadap rekam medik pasien yang dirawat di ruang rawat inap dan sudah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data kualitatif diambil melalui wawancara mendalam subyek penelitian yaitu orang-orang yang memiliki peranan penting dalam proses logistik di rumah sakit seperti di Bagian Ruang Rawat Inap, Bagian PPI, dan Bagian logistik. Hasil: Hasil perhitungan tindakan perawat dengan kebutuhan bahan medis habis pakai menimbulkan jumlah kesenjangan penggunaan bahan medis habis pakai untuk hand hygiene. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kesenjangan bahan medis habis pakai hand hygiene dan beberapa kebijakan/ strategi yang dilakukan oleh rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan dan ketersediaan bahan habis pakai untuk hand hygiene. Kesimpulan: Setiap rumah sakit dapat menggunakan kebijakan/ strategi rumah sakit lain untuk memenuhi kebutuhan dan ketersediaan bahan medis habis pakai untuk hand hygiene sesuai dengan kebutuhan, sumber daya, dan kondisi rumah sakit tersebut.
Background: Infectious diseases are still one of the major causes of morbidity and mortality in the world, one of which is a nosocomial infection. One effort that can be done to prevent the infection in hospitals is the hand hygiene program. Efforts to support the success of hand hygiene program is to calculate the availability and need for consumables used for hand washing. Each hospital has a supply and demand which varies depending on the flow of material procurement logistics of medical consumables and calculation needs and the availability of medical materials such consumables. Objective: To identify the gap between supply and demand of medical consumable materials for hand hygiene program and describing the process of logistics management in a hospital in Yogyakarta. Methods: A case study approach to embedded multiple-case study using quantitative and qualitative approaches. The subject of research for overall quantitative data and 276 samples for qualitative data is people have an important role at the Inpatient, Tim PPI, and part Logistics hospital. Sampling for the collection of quantitative data in this study are sampling with simple random sampling (purposive sampling) the medical records of patients treated in inpatient and meets the criteria of inclusion and exclusion. Qualitative data were retrieved through in-depth interview study subjects are people who have an important role in the logistics process in hospitals as in Section patient wards, Section PPI, and the logistics section. Results: The results of the calculation of the action of nurses with medical consumables material requirements pose a number of gaps use of medical consumables for hand hygiene. There are several factors that causes a gap of medical material and consumables hand hygiene policies / strategies undertaken by the hospital to meet the needs and availability of consumables for hand hygiene. Conclusion: Each hospital can use the policy / strategy other hospitals to meet the needs and availability of medical consumables for hand hygiene in accordance with the needs, resources, and the condition of the hospital.
Kata Kunci : Hand hygiene, Logistik, Kebutuhan dan Ketersediaan Bahan Medis Habis pakai, Hand hygiene, Logistics, Medical Supplies and Consumables Availability of Materials