Laporkan Masalah

PERAN KARANG TARUNA DALAM PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN EKONOMI KELUARGA (Studi Di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur)

CITRA GAFFARA TR, Bagus Riyono, M.A ; Diana Setiyawati, S.Psi, MHSc, Ph.D.

2016 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Salah satu komponen masyarakat yang memiliki hambatan dalam melepaskan diri dari kemiskinan adalah penyandang disabilitas. Di mana penyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik, mental maupun gabungan keduanya. Keterbatasan tersebut membuat penyandang disabilitas memiliki kesulitan yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan disegala bidang, tidak terkecuali pada bidang ekonomi. Salah satu organisasi kepemudaan yang mampu membawa perubahan pada masyarakat ada Karang Taruna. Karang Taruna memiliki tugas dan tanggung jawab untuk ikut menyelengarakan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini mengkaji peran Karang Taruna dalam pemberdayaan penyandang disabilitas dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi keluarga (Studi Desa Karangpatihan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Prvinsi Jawa Timur). Adapun Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan meganalisis peran Karang Taruna dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Desa Karangpatihan dan menganalisis Implikasi dari peran Karang Taruna dalam pemberdayaan penyandang disabilitas Dusun Tanggungrejo terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui 1). observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi dan 4) penelusuran internet. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan peran Karang Taruna dalam pemberdayaan penyandang disabilitas Dusun Tanggungrejo sebagai fasilitator dan kordinator, serta sebagai agen perubahan. Kegiatan pemberdayaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan penyandang disabilitas yang mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meski terdapat peningkatan pendapatan melalui kegiatan pemberdayaan, kondisi ketahanan ekonomi keluarga penyandang disabilitas masih berada pada garis kemiskinan. Hal ini dapat dilihat dari total pendapatan per kapita perhari penyandang disabilitas yang dikonversikan dengan standar kemiskinan World Bank. Kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar baik kebutuhan dasar pangan maupun non pangan cukup sulit maka dapat dikatakan kemampuan ekonomi keluarga penyandang disabilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengalami hambatan dan gangguan yang akan berimbas munculnya ancaman yang menjamin kelangsungan perekonomian dan kehidupan keluarga

One component of the community who have obstacles in escaping poverty are persons with disabilities. Persons with disabilities are groups of people who have physical limitations, mental or a combination of both. These limitations make disabilities have greater difficulty to participate in all fieldsdevelopment, especially in the economic field. One of the youth organizations that beable to bring change in the society isKarangTaruna. KarangTarunahas duty and responsibility to participate in organizing social welfare for persons with disabilities. This study examines the role ofYouth in the empowerment of persons with disabilities and their implications for the family economic resilience (Study Karangpatihan Village, District Babadan, Ponorogo, East Java Provinsi). The aim of this study is to determine and analyze about role's youth in the empowerment persons with disabilities at Karangpatihan and the implications of the role's Youth in the empowerment of persons with disabilities at Tanggungrejo toward family economic resilience. The research used descriptive qualitative method, which collecting data supported by 1) observation, 2) interviews, 3) documentation and 4) internet's surfing. The Data analysis techniques in this study consist of data collection, data reduction, data presentation and data verification. The result of this research shows the role of youth in empowerment the persons with disabilities in Tanggungjrejo Hamlet as a facilitator and coordinator, and as agents of change. Empowerment activities contributed to the increase in revenue with disabilities who participated in empowerment. Although the income is increase through the empowerment activity, the condition of family economic resilience of persons with disabilities is still under the povery line. It seems from the total of daily per capita income of persons with disabilities of which is conversed with poverty standard of World Bank. The capability to fulfill basic necessity either basic necessity of food or non-food is sufficiently difficult thus it can be said the economical capability of family of persons with disabilities to fulfill their daily necessity face inhibition and disturbance of which will impact to the emergence of threat that threaten the economic viability and familial life.

Kata Kunci : Peran Karang Taruna, Pemberdayaan Penyandang Disabilitas, Ketahanan Ekonomi Keluarga

  1. S2-2016-371612-abstract.pdf  
  2. S2-2016-371612-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-371612-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-371612-title.pdf