Laporkan Masalah

MAKNA PUISI " ' INDA AL'USYSYAQI DALAM DIWAN NAZIK AL-MALAIKAH KARYA NAZIK AL-MALAIKAH: ANALISIS SEMIOTIK

ORIZA SATIFA M, Dr. Hindun, M.Hum.

2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARAB

Nazik al-Malaikah adalah seorang penyair perempuan Irak yang menjadi pionir terbentuknya puisi bebas dalam kesusastraan Arab. Puisi ciptaannya terkenal dengan puisi bertema kehidupan. Puisi Inda al-Usysyaqi adalah salah satu karya Nazik al-Malaikah yang membahas tentang perjuangan seorang Pecinta. Penelitian pada puisi Inda al-Usysyaqi karya Nazik al-Mala'ikah ini menggunakan teori semiotik, yaitu teori yang menjelaskan tentang tanda-tanda. Sementara itu, metode yang digunakan adalah metode semiotik yang dikemukakan oleh Riffaterre, yaitu pembacaan semiotik yang terdiri dari pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Puisi ini menceritakan tentang perjuangan seorang pecinta dalam meraih cita-cita dan masa depan yang ia impikan. Dalam puisi ini, Pecinta yang dimaksud adalah manusia yang selalu bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan impiannya. Pengorbanan yang dilakukan Pecinta tidak mudah. Puisi ini juga menjelaskan bahwa Pecinta akan selalu diliputi perasaan sedih, kecewa, dan khawatir, hingga pada akhirnya Pecinta akan tersadar bahwa apa yang ia perjuangankan itu tidak akan pernah berhenti sepanjang hidupnya, kecuali kematian yang menjemputnya.

Nazik al-Mala'ikah an Iraqi poetess that pioneered the formation of free verse in Arabic literature. The theme in most of her poems about life. The poem Inda al-Usysyqi is one poem from Nazik al-Mala'ikah about the struggle of lovers. The Research in the poem " 'Inda al-'Usysyaqi" by Nazik al_mala'ikah an uses semiotic reading analysis, the theory that describes the signs. This research used one of the semiotic reading semiotic analysis that consist of heuristic and hermeneutic readings. This poem tells the struggle of a lover in achieving his purpose and the ideals and future. In this poem, lovers is a man who has a dream and strive to realize the dream. Lovers sacrifices is not necessarily easy, in this poem explained that lovers will always fill sadness, disappointment and worry. And eventually, people will realize that what the fighting for his future will not end until death pick him up.

Kata Kunci : Nazik al-Mala'ikah, puisi, perjuangan, Pecinta, Nazik al-Mala'ikah, poem, struggle, lovers.

  1. S1-2016-318532-abstract.pdf  
  2. S1-2016-318532-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-318532-title.pdf