Laporkan Masalah

MANAJEMEN ASET DALAM PEMBAKUAN NAMA RUPABUMI PULAU DI INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENJAGAAN ASET NEGARA

MUH HARIS ARSYAD, Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.

2016 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembakuan nama rupabumi pulau,mengidentifikasi hasil-hasil kegiatan pembakuan nama pulau dan mendesain manajemen aset pada kegiatan pembakuan nama pulau yang dilakukan oleh Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data sekunder didapatkan dari tim nasional pembakuan nama rupa bumi pusat dan selanjutnya dilakukan survei ke beberapa daerah untuk melihat hasil dari kegiatan pembakuan nama rupabumi pulau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses pembakuan nama rupabumi pulau merupakan kegiatan dengan pendekatan manajemen aset. Kegiatan pembakuan nama rupabumi pulau menghasilkan kejelasan jumlah, nama dan posisi dari pulau sebagai aset yang dimiliki oleh Indonesia. Dalam kegiatan pembakuan nama rupabumi pulau, diidentifikasi 13.466 pulau dari 17504 pulau yang selama ini diklaim oleh Indonesia. 13466 pulau tersebut sudah di survei dan di validasi nama dan keberadaannya. Jumlah pulau di Indonesia masih dapat bertambah karena dari penelitian dilapangan masih ditemukan adanya pulau yang belum di inventarisasi dan di bakukan namanya. Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan software Quantum GIS merupakan sistem yang tepat sebagai desain manajemen aset nama rupabumi pulau. Sistem ini dapat mengintegrasikan data spasial dan data atribut serta dapat terkoneksi langsung dengan penyedia data citra satelit sebagai dasar pembacaan data nama rupabumi pulau

This research is aimed at analyzing the activity of standardization of geographical names of the islands in Indonesia, identifying the results of the activity related to standardization of geographical names of the islands in Indonesia, and designing the asset management for the activity of standardization of geographical names of the islands in Indonesia done by the national team of Indonesian standardization of geographical names. This research used qualitative method. Secondary data was found from the national team of central standardization of geographical names. Survey was applied in several provinve in Indonesia to get the results of the activity of standardization of geographical names of the islands in Indonesia. The finding of this research shows that the process of standardization of geographical names of the islands is an activity which used asset management approach. The activity informs the clear amount, name, and position of each island as Indonesian asset. In the activity, it is identified that there are only 13,466 Indonesian islands of 17,504 islands claimed by Indonesian Government. The names and the positions of those 13,466 islands have already been surveyed and validated. This amount can be increased because from this research it is found that there are several islands that have not been inventoried and standardized by the names. Geographical Information System using Quantum GIS software becomes an appropriate system to design the asset management of geographical names of the islands. This system can integrate the spatial data and attribute data. More over, this can be connected directly with the provider of satellite imagery data as a basic to read the data of geographical names of the islands.

Kata Kunci : Manajemen Aset,Pembakuan Nama Rupabumi, Pulau, SIG, Asset Management, Standardization of Geographical Names of the Islands, GIS

  1. S2-2016-359720-abstract.pdf  
  2. S2-2016-359720-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-359720-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-359720-title.pdf