Analisis permintaan daging ayam di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
WAHYUDI, Diyan Retno, Prof.Dr.Ir. Sri Widodo, MSc
2002 | Tesis | S2 Magister Manajemen AgribisnisPeneli tian ini bertuj uan un tuk menganalisis factor-faktor yang yang mempengaruhi permintaan, hubungan $fat serta untuk mengetahui elastisitas permintaan daging ayam (ras dan kampung) di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Variabe1 yang diteli ti adalah jumlah penduduk, pendapatan per kapita , harga daging ayam Ras pedaging,harga daging ayam kampung, harga daging sapi, harga ikan ,harga telur, harga kedelai ,harga susu, harga beras dan harga minyak goreng. Data yang digunakan adalah data sekunder time series yang diperoleh dari kantor statistik dan Subdinas peternakan Propinsi DIY , untuk periode tahun 1983 sampai dengan tahun 2000. Model analisis yang digunakan adalah fungsi permintaan berbentuk Regresi Linier berganda dalam Logaritma (Double Logaritma Function) dan diestimasi dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) dengan bantuan komputer melalui program Shazam versi 6.2. Hasil analisis menunjukan bahwa variabel permintaan daging ayam kampung dipengaruhi secara secara nyata oleh harga daging ayam kampung itu sendiri,harga daging ayam ras, harga daging sapi, harga ikan, harga kedelai, harga beras,harga minyak goreng, jumlah penduduk, pendapatan riil masyarakat dan faktor selera. Sedangkan harga telur dan susu secara statistik tidak menunjukan beda nyata. Dari analisis elastisitas harga sendiri menunjukan bahwa permintaan daging ayam kampung adalah bersifat inelastis dengan nilai elastisitas harga sebesar -0,6186, kemudian dari analisis elastisitas harga silang dapat diketahui hubungan yang menunjukkan bahwa daging ayam kampung secara fungsi kegunaan dapat digantikan (di Substitusi) oleh daging ayam ras (1,3707) dan ikan (0,8746), sedangkan daging sapi (-l,1257),kedelai (-0,9196), beras (-1,6060) dan minyak goring (-2,1264) merupakan barang komplementer. Akan tetapi untuk analisis variabel daging ayam ras ternyata dipengaruhi secara nyata oleh harga daging ayam ras itu sendiri, harga daging sapi, harga telur, jumlah penduduk dan pendapatan masyarakat, sedangkan untuk harga daging ayam kampung , harga ikan, harga kedelai, harga susu, harga beras, harga minyak dan factor selera tidak menunjukan adanya beda nyata. Dari analisis elastisitas harga sendiri terhadap perubahan volume permintaan daging ayam ras adalah bersifat elastis dengan nilai elastisitas -1,7534 . kemudian dari elastisitas harga silang diketahui kalau daging sapi (2,0294) dan telur (1,591 1) merupakan subtitusi terhadap daging ayam ras. Namun jika dilihat dari nilai elastisitas pendapatan daging ayam kampung sebesar 0,1435 dan 0,3769 untuk daging ayam ras, karena kedua nilai tersebut kurang dari satu dan positif maka dapat diambil kesimpulan kalau daging ayam kampung dan ras termasuk barang normal (kebutuhan pokok) .
This research for analisys factor’s that demand involving, relation , habid and for knowing demand elasticity chicken meat (ras and kampung) in Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Variable that want to be research is summary population, regionnary income . price chicken meat ras pedaging, price chicken meat kampung, beef meat price. fish price, egg price, nut’s price, milk price, rice price and vegetables oil price. That data use secunder data time series that found from Statistik and Farming Subordinary Propinsi DIY, for periods year 1983 until year 2000. Analisys model that used is demand function in form Double Linear Regretion in logaritma (Double Logaritma Function) and estimized with’ use Ordinary Least Square (OLS) method with computer help with Shazam versi 6.2 program. Analisis result showing that demand variable chicken meat kampung involving as real by price chicken meat kampung it self, price chicken meat ras, price meat beef, fish price, nut’s price, milk price, rice price and vegetables oil price, summary population, real society income and taste factor. And egg price and milk statisticly not showing real different. From elasticity analisis price it self showing that chicken meat kampung demand is inelastis with elasticity value is - 0,6 186, then from cross price elasticity analisis knowing relation showing that chicken meat kampung as useless function can subtitution by chicken meat ras (1,3707) and fish (0,8746), and beef meat (-1,1257), nut’s (-0,9196), rice (- 1,6060) and vegetable’s oil (-2,1264) is complementer stuff. By the way for variable analisis ras chicken meat involve as real by chicken meat price it self, beef meat price, egg price, population summary and society income, and for kampung chicken meat price, fish price, nut’s price, milk price, rice price vegetables oil price and taste factor not showing real different. From price elastisity analisis it self to changes demand volume ras chicken meat is elastis with value elasticity -1,7534 . And then from cross price elastisity knowing that beef meat (2,0294) and egg (1,591 1) its subtitute for ras chicken meat. But if see fiom income elasticity value kampung chicken meat is 0,1435 and 0,3769 for ras chicken meat, because that both value less then one and positive so can make final that kampung meat chicken and ras meat chicken it’s a normal stuff.
Kata Kunci : Permintaan Daging Ayam,Propinsi DIY