HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN STATUS PERKAWINAN DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA WANITA DI INDONESIA ANALISIS DATA IFLS EAST 2012
ABRIANA LESTARI, Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri., MA.; Prof. dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG(K), Ph.D
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang:The tobbaco Atlas 3rd edition 2009 menyebutkan bahwa sebesar 57% perokok berada di kawasan Asia dan Australia. 10% dari total perokok dunia berada di kawasan Asean dan 20% konsumsi tembakau merupakan penyebab kematian global di kawasan Asean dengan total perokok di Indonesia sebesar 46.16%. Prevalensi perokok wanita di Indonesa sebesar 2.1%. Tujuan:Untuk mengetahui hubungan antara sosial ekonomi dan status perkawinan terhadap kebiasaan merokok pada wanita di Indonesia timur berdasarkan data IFLS East. Metode:Penelitian menggunakan analisis data sekunder Indonesian Family Life Survey (IFLS) East dengan desain penelitian adalah cross sectional.Sampel pada penelitian ini adalah wanita usia 15 tahun, dan mempunyai kebiasaan merokok. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan sosial ekonomi dan status perkawinan terhadap kebiasaan merokok, serta faktor luar yang mempengaruhinya. Analisis data dengan menggunakan chi square dan regresi logisticuntuk mengetahui hubungan sosial ekonomi dan status perkawinan dengan kebiasaan merokok menggunakan p-value <0,05. Hasil:Tidak ada hubungan antara sosial ekonomi terhadap kebiasaan (p>0.05) dengan CI 95% dan ada hubungan status perkawinan berhubungan terhadap kebiasaan merokok (p<0.01) dengan CI 95% Kesimpulan:Prevalensi merokok pada wanita di Indonesia bagian timur dipengaruhi oleh variabel status perkawinan, usia, pendidikan, pekerjaan dan tempat tinggal
Background : The Tobbaco Atlas 3rd edition 2009 declared that 57% of smokers are in Asia and Australia. 10% of the world's smokers are in the Asean region and 20% of tobacco consumption is a cause of global deaths in the ASEAN region with a total of smokers in Indonesia amounted to 46.16%. The prevalence of female smokers in Indonesia over 2.1%. Objective: To know association between sosio economic and marital status withsmoking habits among woman at Eastern Indonesia by IFLS East data. Method: This research used by secondary Indonesian Family Life Survey (IFLS) East with cross sectional design. Sampel for this research is woman with age 15 years and having smoking habits. Data analysis used by chi square and regresi logistic to know association between sosio economic and marital status with smoking habits among woman at East Indonesia by IFLS East data used p-value <0,05. Result: There is no relationship between socioeconomic against habits (p> 0.05) with 95% CI and there is a relationship marital status related to smoking (p <0:01 with CI 95%. Conclusion:The prevalence of smoking among women in the eastern part of Indonesia affected by variables marital status, age, education, occupation and residence.
Kata Kunci : Sosial ekonomi, Status perkawinan, Kebiasaan merokok, Socio economic, Marital status, Women smoking