Laporkan Masalah

Pengawasan mutu produk susu pasteurisasi kemasan cup di Milk treatment Koperasi Peternakan Bandung Selatan (MT-KPBS) Pangalengan Bandung

HANDAYANI, Migie, Dr.Ir. Slamet Hartono, MSc

2002 | Tesis | S2 Magister Manajemen Agribisnis

Susu merupakan bahan pangan yang baik bagi manusia, karena mengandung zat gizi yang cukup lengkap. Zat gizi tersebut adalah karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral. Pengawasan mutu terhadap susu perlu dilakukan, agar mutu susu tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pasteurisasi merupakan salah satu cara untuk mempertahankan mutu susu segar serta memperpanjang umur sirnpan susu. Tujuan dari penelitian iri adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan mutu produk susu pasteurisasi serta mengetahui hasil pengawasan mutu produk susu pasteurisasi kemasan cup ram coklat dan strawberi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif !lata yang dianalisis merupakan data time series yang diperoleh dari MT-KPBS Pangalengan Bandung. Metode analisis yang digunakan adalah metode control p-chart dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu segar yang diterima MT-KPBS Pangalengan Bandung mempunyai kadar lemak yang lebih tinggi dibandingkan dengan syarat mutu yang ditetapkan oleh MT-KPBS. Pengawasan mutu yang dilakukan oleh MT-KPBS meliputi pengawasan mutu bahan baku dan pengawasan mutu produk. Produk susu pasteurisasi yang rusak atau cacat (defect) baik pada rasa coklat maupun strawberi berada diantara batas kendali atas (UCL) dm batas kendali bawah (LCL). Hal tersebut menunjukkan bahwa kerusakan (defect) yang terjadi masih berada dalam batas kendali. Tenaga kerja laboratorium dan tenaga kerja pengemasan tidak berpengaruh nyata terhadap kerusakan produk susu pasteurisasi kemasan cup rasa coklat dan strawberi.

Milk is usehl food for human being; it composed of sufficiently nutritious substances. Such nutritious substances are carbohydrates, proteins, vitamins, fats, and minerals. Quality supervision on milk is required, in order that milk quality is maintained properly as standard. Pasteurization is one of the methods to maintain fresh milk and to prolong the stored age of milk. The present research was aimed to identify the implementation of supervision on the pasteurized milk product quality and to explore the result of supervision on the cup packaged chocolate and strawberry flavor milk quality. The method utilized in this research was descriptive method. Data analyzed was timeseries, one obtained from MT-KPBS Pangalengan Bandung. Analysis method exploited were p-chart control and multiple-linear regression methods. Result indicated that fresh milk collected at MT-KPBS Pangalengan Bandung contained higher fat content compared with standard quality condition that MT-KPBS stated. Quality supervision that MT-KPBS implemented involved supervisions on raw-material quality and product quality. Bad and defect pasteurized milk product with both chocolate and strawberry flavor was located between upper controlled limit (UCL) and lower controlled limit (LCL). Ths indicated that the defect occurred is still at under control limit. Laboratory and packaging personnel did not significantly affect to the defect of chocolate and strawberry flavor pasteurized milk.

Kata Kunci : Manajemen Agribisnis,Pengawasan Produk,Koperasi Peternakan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.