PERUBAHAN KEBIJAKAN CINA TERHADAP ETNIS CINA DI KEPULAUAN SOLOMON
SHIFA FAUZIA, Dr. Samsu Rizal Panggabean, M.Sc
2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalTesis ini membahas mengenai perubahan kebijakan pemerintah Cina terhadap etnis Cina di Kepulauan Solomon pasca kerusuhan anti-Cina bulan April 2006. Tujuan dari tesis ini adalah untuk mengetahui mengenai faktor-faktor apa saja yang mendorong pemerintah Cina untuk mengubah kebijakannya terhadap masyarakat etnis Cina di Kepulauan Solomon, yang selama ini bukan menjadi fokus kepentingan pemerintah Cina di Kepulauan Solomon. Untuk itu, kerangka teori yang digunakan adalah power, kepentingan nasional, dan kebijakan luar negri dengan menyertakan policy cycle di mana penulis fokus pada policy change. Teori tersebut digunakan oleh penulis karena sesuai dengan tujuan tesis ini untuk menganalisis faktor-faktor penyebab perubahan kebijakan pemerintah Cina terhadap masyarakat etnis Cina di Kepulauan Solomon pasca kerusuhan terjadi pada bulan April 2006. Tesis ini menggunakan metode library research atau studi pustaka dan akan dijelaskan dengan metode deskriptif analitis. Kesimpulan dari tesis mengenai faktor-faktor yang mendorong pemerintah Cina melakukan perubahan kebijakan terhadap etnis Cina di Kepulauan Solomon pasca kerusuhan anti-Cina bulan April 2006 adalah 1) bahwa Cina memiliki kepentingan ekonomi di Kepulauan Solomon, sehingga Cina ingin mempertahankan powernya di negara tersebut; 2) adanya kebijakan One China yang bertujuan untuk reunifikasi Cina dengan Taiwan; 3) kepentingan Cina terhadap masyarakat etnis Cina dari negara lain; 4) Cina sebagai kekuatan baru di wilayah Pasifik Selatan; 5) adanya kompetisi diplomatik antara Cina dengan Taiwan di Kepulauan Solomon dan wilayah Pasifik Selatan.
This thesis discusses about policy change of China towards Chinese ethnic in Solomon Islands after anti-Chinese riot in April 2006. The purpose of this thesis is to find out factors of China that pushed China to change its policy towards Chinese ethnic in Solomon Islands, that after all this time government of China never have attention to Chinese in Solomon Islands. So that, the theories that used are power, national interest, and foreign policy that focus on policy cycle especially at policy change. That theories are matched for writer to explain and analyst the factors why China change their policy towards Chinese ethnic in Solomon Islands after riot in April 2006. This thesis used library research and explained by descriptive analyst method. The conclusion of this thesis about the factors that pushed government of China to change their policy towards Chinese ethnic in Solomon Island after riot in April 2006 are 1) China has their economic interest in Solomon Islands, so China wants to hold their power in Solomon Islands; 2) China has One China policy purpose to reunification between China and Taiwan; 3) China has interest towards Chinese overseas; 4) China as new power in South Pacific region; 5) there are diplomatic competition between China and Taiwan in Solomon Islands and South Pacific region.
Kata Kunci : Cina, Taiwan, Masyarakat etnis Cina, Kepulauan Solomon, Kompetisi Diplomatik, Kebijakan One China, China, Taiwan, Chinese overseas, Solomon Islands, Diplomatic Competition, One China Policy