Laporkan Masalah

STADION RENANG DI KOTA PALANGKARAYA DENGAN PENDEKATAN KONSEP GREEN ARCHITECTURE DALAM PENEKANANNYA TERHADAP PRINSIP SISTEM KONSERVASI AIR DAN PEGHAWAAN

ADWITYA PARAMITA SARI, Ir. Moch. Santosa, MS

2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Palangkaraya menjadi satu-satunya Ibukota Provinsi di Kalimantan yang memiliki lahan luas namun tidak secara maksimal dikelola. Karena letaknya yang jauh dari perairan menyebabkan Palangkaraya berkembang lebih lambat dari empat Ibukota Provinsi di Kalimantan lainnya. Potensi yang dimiliki Kota ini salah satunya di bidang olahraga, khususnya adalah bidang olahraga renang. Sungai Kahayan merupakan sumber kehidupan yang penting bagi masyarakat setempat. Karena disanalah sumber air paling mudah digunakan. Masyarakatnya secara umum pun biasa hidup di dekat perairan. Berenang merupakan hal yang mendarah daging bagi kehidupan masyarakat di Palangkaraya. Dengan berkembangnya zaman, kebutuhan akan sebuat tempat (venue) yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pun meningkat. Olahraga renang merupakan salah satu hal pasti yang menjadi kebutuhan masyarakat. Namun sayangnya, Kota Palangkaraya belum memiliki venue olahraga renang bertaraf nasional yang bisa digunakan sebagai tempat bertanding, latihan maupun rekreasi. Dalam skripsi ini penulis mencoba memberikan sebuah rancangan tempat olahraga berbentuk stadion untuk mewadahi kebutuhan olahraga renang. Permasalahan yang dicoba diselesaikan adalah, pengaruh udara dan kondisi air yang cenderung tidak bagus. Sehingga penulis memilih Green Architecture sebagai pendekatan desain yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kondisi alam yang ada di Kota Palangkaraya

Palangkaraya is the only capitol in Kalimantan province with such expanse land but not fully taken advantage. Positioned far from the river, Palangkaraya's development run slower than the other four capitols in Kalimantan. One of this city potention is in sport field, especially swimming category. Kahayan river is an important life source for the locals. There is where the people could easily obtain water. Along with the development of the century, the need of space (or venue) to fulfill the people needs also increases. Swimming athletic is one certain thing that people need. But unfortunately, Palangkaraya hasn't had any venue dedicated for this particular sport which refers to national standards that could be use for competition, practice or recreation. In this project, writer attempted to design a sport venue with a stadium like shape/form to accommodate swimming sportsmanship. It's also an attempt to resolve problems such as; air and water conditions which tends to bring a bad impact to the society nowadays. Which is why writer choose Green Architecture as a design approach to face/solve the (problem caused by these) natural conditions.

Kata Kunci : stadion, green architecture, green building, renang

  1. S1-2016-281541-abstract.pdf  
  2. S1-2016-281541-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-281541-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-281541-title.pdf