Laporkan Masalah

CONGENITAL RUBELLA SYNDROME

ERNI DYAH KASWINDIAR, dr. Retno Sutomo,PhD, SpA(K).; Prof, DR, Dr. Abdus Samik Wahab, SpA(K).

2016 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KESEHATAN ANAK

Congenital Rubella Syndrome (CRS) merupakan suatu kumpulan kelainan kongenital yang terdiri dari kelainan pendengaran dan penglihatan, kelainan jantung, kelainan endokrin, gangguan pertumbuhan dan perkembangan bahkan dapat terjadi aborsi atau bayi lahir mati. Karena permasalahan yang mungkin timbul tersebut, maka perlu pemantauan dan intervensi pada pasien CRS. Pada laporan kasus ini, pasien adalah anak laki-laki berumur 6 bulan yang telah didiagnosis CRS. Dilakukan pemantauan dan intervensi pada pasien dari pertumbuhan, perkembangan, katarak kongenital, gangguan pendengaran, kalainan jantung dan edukasi kepada orangtua demi mencapai tumbuh kembang yang optimal.

Congenital Rubella Syndrome (CRS) is a set of congenital anomaly which consist of hearing disorder and vision impairment, cardiac anomaly, endocrine anomaly, growth and developmental disorder and even abortion and stillbirth may occur. Due to the presence of these problems, such an intervention and monitoring are required for CRS patients. In this particular case report, the patient is a 6 months old male diagnosed with CRS. An intervention and surveillance were conducted over the growth progress, development, congenital cataract condition, hearing impairment status, cardiac anomaly and parental education in order to achieve the optimal growth and development.

Kata Kunci : congenital rubella syndrome, tumbuh kembang, congenital rubella syndrome, growth, and development


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.