Laporkan Masalah

Perlidungan Hukum Bagi Penerima Waralaba Dalam Hal Terjadi Pemutusan Perjanjian Waralaba Yang Dibuat Secara Notariil Di Kabupaten Sleman (Studi Kasus Perjanjian Waralaba QQ Taiwanese Snow Ice)

DANI CHRISYANA ADI, Ninik Darmini, S.H., M.Hum.

2016 | Tesis | S2 Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan hak dan kewajiban anatara pemberi waralaba dengan penerima waralaba serta perlindungan hukum bagi penerima waralaba dalam hal terjadi pemutusan perjanjian waralaba oleh pemberi waralaba di Kabupaten Sleman (studi kasus perjanjian waralaba QQ Taiwanese Snow Ice). Jenis Penelitian menggunakan yuridis empiris yang didukung dengan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan dengan metode dokumentasi dan alat pengumpulan data berupa studi dokumen. Data primer diperoleh langsung dari narasumber dan responden di lapangan melalui wawancara dengan alat pengumpulan data berupa pedoman wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian Perjanjian waralaba QQ Taiwanese Snow Ice yang dibuat antara pemberi waralaba dengan penerima waralaba dinilai belum mencerminkan hak dan kewajiban masing-masing pihak secara seimbang. Isi perjanjian waralaba lebih banyak menguntungkan pihak pemberi waralaba dan jelas terlihat adanya sifat tying business yang dilakukan oleh pemberi waralaba, di lain pihak penerima waralaba hanya berhadapan dengan pihak take it or leave it terhadap syarat perjanjian yang dihadapkan kepadanya. Perlindungan hukum bagi penerima waralaba dalam hal terjadi pemutusan perjanjian waralaba oleh pemberi waralaba QQ Taiwanese Snow Ice di Sleman adalah perlindungan yang tertuang dalam perjanjian ini bagi penerima waralaba sangat kecil. Tidak ada pengaturan mengenai akibat wanprestasi yang dilakukan oleh pemberi waralaba. Perlindungan bagi penerima waralaba diatur dalam Peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

This research was intended to analyze right and obligation balance between franchisor and franchisee and legal protection for franchisee when there is termination of franchise contract by franchisor in Sleman regency (Case Study of QQ Taiwanese Snow Ice). It is empirical juridical research with secondary data from primary, secondary and tertiary law materials. Secondary data were obtained from library research with documentation method. Data were collected with document study. Primary data were obtained from informants and respondents in field through interview using interview guide. Obtained data were analyzed qualitatively. Results of the research indicate that QQ Taiwanese Snow Ice franchise contract made between franchisor and franchisee did not reflect right and obligation balance. Content of the franchise contract give more advantage for franchisor and there is tying business nature done by franchisor. In other side, franchise faced take it or leave it situation over contract condition.There is little legal protection for franchisee when there is termination of franchise contract by franchisor of QQ Taiwanese Snow Ice in Sleman. There is no stipulation on default done by franchisor. Protection for franchisee is regulated in laws valid in Indonesia.

Kata Kunci : waralaba, pemutusan perjanjian waralaba, perlindungan hukum

  1. S2-2016-355305-abstract.pdf  
  2. S2-2016-355305-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-355305-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-355305-title.pdf