Laporkan Masalah

HUBUNGAN KADAR LAKTAT DALAM DARAH PADA PERSALINAN DENGAN KEMAJUAN PERSALINAN

LIBERTUS MILIANO PASARIBU, 1.dr. Muhammad Lutfi, SpOG(K) 2.dr. R. Detty S. Nurdiati, MPH., PhD., SpOG (K)

2016 | Tesis-Spesialis | SP Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Latar Belakang: Terakumulasinya kadar laktat dalam darah diyakini membuat kontraksi rahim berkurang dan kemajuan persalinan menjadi terganggu sehingga menimbulkan persalinan macet. Kemajuan persalinan yang tidak baik mengakibatkan tingginya angka morbiditas pada ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kadar laktat dalam darah ibu dengan kemajuan persalinan. Metode: Penelitian observasional menggunakan rancangan studi kohort prospektif. Penelitian dikerjakan dengan mengumpulkan data dari pasien bersalin yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi di Puskesmas Tegal Rejo dan Puskesmas Jetis Yogyakarta selama kurun waktu 1 Juni 2015 sampai dengan 30 Agustustus 2016. Kadar laktat ibu diperiksa pada saat persalinan memasuki fase aktif. Kemajuan persalinan dinilai dengan menggunakan partograf. Setelah data terkumpul dilakukan pengolahan data dengan menggunakan chi-square. Hasil: Penelitian ini melibatkan 78 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pada penelitian ini pasien dengan kadar laktat tinggi mempunyai kecenderungan mengalami kemajuan persalinan terhambat 1,533 kali daripada pasien dengan kadar laktat rendah, namun perbandingan ini secara statistik tidak signifikan(P>0,05). Faktor usia, paritas, indeks massa tubuh ibu, dan berat badan bayi tidak didapatkan perbedaan bermakna terhadap kemajuan persalinan (p>0,05), tetapi kekuatan penelitian ini hanya 44,04%. Kesimpulan: Pasien dengan kadar laktat tinggi mempunyai kecenderungan mengalami kemajuan persalinan terhambat 1,533 kali daripada pasien dengan kadar laktat rendah, namun perbandingan ini secara statistik tidak signifikan.

Background: The accumulation of blood lactate levels is believed to create a reduced uterine contractions causing unprogressed labor. This unprogressed labor increasing rate of morbidity in mother and fetus. Objective: Knowing the relationship between mother’s blood lactate levels with progress of labor. Methods: This study was observational study design (a prospective cohort study). Research was done by gathering data from maternity patients who met the inclusions and exclusions criteria in Puskesmas Tegal Rejo and Puskesmas Jetis Yogyakarta from June 1st 2015 until August 30th 2016. The mother’s blood lactate levels was checked at active phase of labor. Progress of labor was assessed using partograf. Data was analyzed statistically using chi-square. Results: The study involved 78 patients who met inclusion and exclusion criteria. In this study patients with high blood lactate levels have more possibility of unprogressive labor 1,533 times than patients with low blood lactate levels, but this comparison was not statistically significant (P>0.05). Age, parity, body mass index of the mother, and the baby's weight were not found significantly different in the progress of labor (p> 0.05) but the power of this study only 44,04%. Conclusion: Patients with high blood lactate levels have more possibility of unprogressive labor 1,533 times than patients with low blood lactate levels, but this comparison was not statistically significant.

Kata Kunci : kemajuan persalinan, kadar laktat, persalinan/progress of labor, blood level lactate, labor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.