Dinamika Kepuasan Pernikahan pada Wanita Karir yang Menjalani Commuter Marriage
DIAS RAHMANTI HUSNA, Dian Nasrah Marrisa, M.Sc., Ph.D
2016 | Skripsi | S1 PSIKOLOGISaat ini semakin banyak pasangan modern yang menjalani hubungan commuter marriage karena mempertahankan karir masing-masing dan memenuhi tuntutan karir yang dijalani. Wanita yang menjalani commuter marriage banyak mengalami hal-hal yang menyebabkan ketegangan karena ada pertentangan dalam diri, dalam keluarga, maupun karena pekerjaan yang memiliki banyak tuntutan. Stres dan konflik yang terjadi dalam rumah tangga membuat pernikahannya dengan pasangan mengalami ketidakpuasan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang menyebabkan kepuasan maupun ketidakpuasan pada wanita karir yang menjalani commuter marriage. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan narrative inquiry kepada tiga wanita karir yang menjalani commuter marriage. Penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan wanita yang menjalani commuter marriage tidak puas menjalani hubungan pernikahannya, seperti adanya multiple roles yang menyebabkan role strain, kebosanan, kesulitan membagi waktu, dan kelelahan menjalani hubungan commuter marriage karena stres. Di sisi lain, ada beberapa hal yang memicu kepuasan, yaitu dukungan sosial (termasuk fleksibilitas peran suami), kepuasan terhadap waktu bersama dan pengelolaan keuangan, pentingnya hubungan seksual, toleransi perbedaan karakter, kehadiran anak, komunikasi saling memahami, strategi resolusi konflik, peran pembantu rumah tangga.
Nowadays, more married couples are forced enduring commuter marriage because they tend to hold on their own career. Women having commuter marriage tend to encounter situations that caused by inner conflict, family-related, or work-related. Stress and familly conflicts that happen on their relationship made them unsatisfied. Realizing this problem, this research focus on knowing the satisfactory factors on career women that enduring commuter marriage. This research uses narrative inquiry to three career women that do commuter marriage. The results show that there are some reasons why women enduring commuter marriage feel satisfied with their marriage. Some reasons that make unsatisfied are multiple roles that caused by role strain, feeling bored, difficulties to manage time, and feeling tired to continue commuter marriage. On the other side, there are some reason that make career women feel satisfied with their relationship. The reasons are social supports (include couple role flexibility), satisfaction on leisure time and financial management, the importance of sexual relationship, tolerance on differential characteristics, coming children, good communication by understanding each other, conflict resolution strategy, the role of domestic paid helper, and readiness enduring commuter marriage.
Kata Kunci : commuter marriage, kepuasan pernikahan, wanita karir.