Perhitungan Social Return on Investment Studi Kasus PT Pandawa Agri Indonesia
FARHANIZA, Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., MBA
2016 | Tesis | S2 ManajemenPT Pandawa Agri Indonesia adalah suatu wirausaha sosial yang bergerak dibidang kimia agri, yaitu membuat produk kimia pertanian yang ramah lingkungan. PT Pandawa Agri Indonesia memdapatkan pendanaan dari PT Kinara Nusantara dengan harapan dapat memperbesar dampak perbaikan kualitas lingkungan yang dihasilkan oleh PT Pandawa Agri Indonesia. Investasi seperti itu dikenal dengan istilah impact investing. Sebagai wirausaha sosial yang bertanggung jawab, PT Pandawa Agri Indonesia membutuhkan pembuktian adanya dampak dan besar dampak yang terjadi. Social Return on Investment merupakan alat ukur yang dipakai untuk membuktikan dampak yang terjadi sejak tahun 2013 hingga tahun 2015. Pengukuran menggunakan SROI dimulai dengan mengidentifikasi pemangku kepentingan dan input yang diberikan setiap pemangku kepentingan, kemudian memahami dampak yang terjadi dan membuat peta dampak, lalu menilai besaran dampak yang terjadi dalam bentuk moneter, menghitung Net Present Value (NPV) dari nilai dampak dan proyeksi kedepan. Penelitian analisis deskriptif ini dilaksanakan berdasarkan data keuangan perusahaan tahun 2013, 2014, 2015, wawancara dengan pemangku kepentingan dan data-data lain yang terkait dengan metode SROI. Atas analisa yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa: Besaran SROI perusahaan adalah 1:56 yang berarti setiap rupiah yang diinvestasikan oleh modal ventura menghasilkan dampak sebesar 56 kali. Dampak paling besar diserap oleh perbaikan kualitas tanah perkebunan yaitu sebesar 72%, sedangkan dampak berupa prodit perusahaan sebesar 13.6%. Bagi modal ventura yang menginginkan dampak perbaikan lingkungan yang besar, berinvestasi pada PT PAI merupakan opsi yang baik, namun berinvestasi pada PT Pandawa Agri Indonesia bagi modal ventura yang lebih menginginkan pengembalian dalam bentuk finansial tidak disarankan.
PT Pandawa Agri Indonesia is a social entrepreneurs move in agrochemical insutry, which is to innovate agriculture chemical products to be environmentally friendly. PT Pandawa Agri Indonesia in lasting funding from PT Kinara Nusantara with a view to enlarge the impact of improving the quality of the environment resulting by PT Pandawa Agri Indonesia. This kind of investment is known with the term impact investing. As a responsible social entrepreneur, PT Pandawa Agri Indonesia obliged to prove the presence of the impact and quantify how much of the impact occurs. Social return on investment (SROI) is a measurement used to prove the impact of which have occurred since 2013 until 2015. Measurement using SROI started by identifying stakeholders and input given each stakeholder, then understand the impact of what happened and creating impact map, assess the occurring impact in monetary form, counting Net Present Value (NPV) of the impact and projection fore. Research descriptive analysis is conducted based on company's financial data in 2013, 2014, 2015, interviews with stakeholders, and data-data other related to SROI method. Over the analysis that has been done, obtained the conclusion that: magnitudes of company's SROI is 1: 56, which means every Rupiah invested by venture capital produce impact as much as 56 times. Large chunk of the impact is absorbed by the improvement of the quality of land plantation, as much as 72 percent, while profit as the impact on the company worth 13.6 %. For venture capital who seek return on impact especially in environmental impact, investing in PT PAI is a good option, but investing in the PT Pandawa Indonesia Agri whom weigh heavily on seeking financial return, investing here is not favorable.
Kata Kunci : wirausaha sosial, impact investment, SROI