Faktor Demografi dan Keterkaitannya Terhadap Toleransi Risiko Investor Pemula di Indonesia
Rozzy Arman, Marwan Asri, Prof., M.B.A., Ph.D
2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTAKata investasi saat ini bukan lagi merupakan hal yang asing. Banyak individu dalam masyarakat telah melakukan inevstasi. Penelitian-penelitian sebelumnya telah membahas toleransi risiko seorang investor apakah risk taker atau risk averse akan dipengaruhi oleh faktor demografi seperti jender, status perkawinan, usia, pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan. Faktor demografi ini juga akan mempengaruhi faktor keputusan investasi seorang investor apakah untuk keamanan, pendapat dari pihak lain, kesadaran, lindung nilai, durasi, dan manfaatnya itu sendiri. Faktor keputusan investasi juga mempengaruhi toleransi risiko. Jenis data adalah data primer dan sumber data penelitian berasal dari kuesioner yang dikumpulkan langsung dari sumber pertama yang merupakan mahasiswa MMUGM Jakarta dengan jawaban tertulis. Metoda penyampelan dalam penelitian ini menggunakan metoda non probability sampling atau pengambilan sampel tidak acak dengan jenis sampel purposif. Hasil penelitian yang dilakukan pada investor pemula sebagai responden dengan menggunakan teknik analisis regresi menunjukkan bahwa faktor demografi memiliki kaitan dengan toleransi risiko. Faktor demografi juga berkaitan dengan faktor keputusan investasi. Tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor keputusan investasi terhadap toleransi risiko pada investor pemula. Faktor demografi yang berkaitan dengan toleransi risiko adalah jender, bahwa wanita lebih menghindari risiko dibandingkan dengan pria. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian sebelumnya dengan responden investor berpengalaman. Faktor demografi yang berkaitan dengan faktor keputusan investasi adalah pendapatan, sedangkan pada penelitian terdahulu tidak ditemukan hubungan antara pendapatan dan faktor keputusan investasi pada responden yang sudah melakukan investasi.
Investment is no longer a strange thing. Many individuals in the community have been doing investment. Previous studies have discussed about the risk tolerance of an investor whether they are risk taker or risk averse. Both of risk taker or risk averse are will be influenced by demographic factors such as gender, marital status, age, income, education, and occupation. This demographic factors will also influence investment decision factors wheter an investor has a purpose for security, opinions, awareness, hedging, duration, and also the benefit itself. This investment decision factors also influence risk tolerance of investor. The type of data for this research is a primary data and source of data research came from questionnaires that were collected directly from MMUGM Jakarta student with a written answer. Sampling method in this study is using a non-probability sampling methods with purposive sample types. The results of this research wherein beginner investor as respondents and using regression analysis showed that demographic factors have a correlation on risk tolerance. Demographic factors and investment decision factors also have a relations. But there is no relation between investment decision factors and risk tolerance. Gender in demographic factors are the factor that related with risk tolerance. The results showed women are more risk averse than men. This similar to previous research with experienced investor as respondents. Demographic factors that related with investment decision factors are income while the earlier study found that there is no relationship between income and investment decision factor with respondents that already invest.
Kata Kunci : Investasi, Faktor Demografi, Toleransi Risiko, Keputusan Investasi, Investor Pemula, Investment, Demographic Factors, Risk Tolerance, Investment Decisions, Beginner Investors