Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN KONSEP DAN KUALITAS PERTEMANAN, SERTA PENGUKURANNYA

TRI REJEKI ANDAYANI, Prof. Dr. Faturochman; Dr. Avin Fadhila Helmi

2016 | Disertasi | S3 Psikologi

Fokus penelitian ini pada pengembangan konsep dan dinamika kualitas pertemanan, serta pengukurannya, khususnya dalam konteks pertemanan remaja Jawa di Sekolah Menengah Pertama, Surakarta. Penelitian dengan pendekatan Psikologi Indigenous ini dilakukan melalui dua studi. Studi 1 untuk menggali konsep, dimensi, dan dinamika kualitas pertemanan. Pengumpulan data dengan wawancara pada 26 partisipan dan kuesioner pertanyaan terbuka pada 935 partisipan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Studi 2 untuk mengembangkan dan menguji model pengukuran dengan menggunakan Sampel 1 (N=263) dan Sampel 2 (N=243). Analisis data Sampel 1 dengan teknik analisis faktor eksploratori dan Sampel 2 dengan teknik analisis faktor konfirmatori melalui Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pertemanan merupakan relasi dinamis yang berawal dari pola pertukaran menuju pola komunal. Transformasi ini bergantung pada besarnya keterlibatan unsur-unsur positif yang bersifat personal dan relasional yang mengikat hubungan pertemanan secara mutual-resiprokal. Secara konseptual, kualitas pertemanan merupakan tingkat keunggulan dari segi personal dan relasional yang bersifat multidimensi. Dimensi personal terdiri dari karakter dan kompetensi, sedangkan dimensi relasional terdiri dari kebersamaan, dukungan, kedekatan, kepedulian, dan kepercayaan. Dari pengujian model pengukuran terbukti bahwa kualitas personal memiliki kontribusi yang sama pentingnya dengan dimensi relasional, dan skala yang dibangun terbukti valid dan reliabel. Secara umum dapat disimpulkan bahwa kualitas pertemanan mulai terbentuk ketika individu-individu yang memiliki karakter positif dan kompeten menjalin relasi dan berinteraksi dalam satu kebersamaan yang tidak diwarnai dengan konflik. Kebersamaan inilah yang dapat membangun kedekatan, kepedulian, dan kesempatan untuk saling memberikan dukungan sehingga menumbuhkan kepercayaan dalam hubungan pertemanan.

Focus of this research was the development of concept and dynamics of friendship quality as well as its measurement, especially in Javanese adolescence of Junior High School in Surakarta. An indigenous psychological approach was used in this research through two stages of study. The first study was aimed to dig the concept, dimension, and friendship quality dynamics. Data collecting was done by interviewing 26 participants, and by giving an open-ended questionnaire to 935 participants. Content analisys was used to analyze the data. The second study was to develop the measurement model by using 263 respondents as Sample 1 and 243 as Sample 2. The data of Sample 1 was analyzed by Exploratory Factor Analyses while Sample 2 was done by Confirmatory Factor Analyses through Structural Equation Modelling. Result showed that the quality of friendship was a dynamic relation started by a transactional to communal relationship. This transformation depended on the high involvement of positive personal as well as relational aspects bounding friendship mutual-reciprocally. Conceptually friendship quality was a superiority level of personal and relational dimensions. Personal dimension consists of character and competence while relational dimension comprises of togetherness, support, closeness, care, and trust. Result of measurement model testing also proved that personal dimension had contributed as important as relational dimension and scale was proven valid and reliable. Generally, it might be concluded that friendship quality was formed when individuals having character and competence interacted in togetherness without any conflict. It would grow the closeness, caring, and giving support each other that finally could build trust.

Kata Kunci : kualitas pertemanan, karakter, kompetensi, kebersamaan, dukungan,kepedulian, kedekatan, kepercayaan.