Laporkan Masalah

Evaluasi Dampak Kredit Mikro Terhadap Program Keluarga Berencana di Indonesia

TRIAS KURNIWATI, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc

2016 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Rumah tangga khususnya perempuan yang mendapatkan kredit mikro akan mempunyai nilai tawar yang lebih tinggi seiring dengan peningkatan pendapatan keluarganya sehingga lebih perpartisipasi dalam mengambil keputusan di keluarganya termasuk perawatan kesehatan dan perencanaan keluarganya dalam hal ini penentuan penggunaan kontrasepsi pada khususnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisisfaktor-faktor penentu apa yang berpengaruh terhadap keputusan seseorang yang mendapat kredit mikro mengikuti Program KB danmengevaluasi dampak kredit mikro terhadap program keluarga berencana di Indonesia dan dengan menggunakan metode binary logit dan metode Propensity Score Matching (PSM). Penelitian ini menggunakan data pooled cross section yang bersumber dari IFLS4 dan IFLS5. Hasil penelitian dengan metode binary logit menunjukkan variabel yang berpengaruh positif signifikan terhadap Program KB adalah variabel kredit mikro, umur, jumlah anggota keluarga, keinginan tidak mempunyai anak lagi. Hasil pada metode PSM menunjukkan dampak kredit mikro secara statistik signifikan positif berpengaruh terhadap peningkatan rata-rata penggunaan kontrasepsi pada perempuan.

In a household where women receives microcredit, the woman�s bargain power will rise due to the increase of the family income. The rising of the woman�s bargaining power will lead to the increase of woman�s participation in the family decision making process, such as the decision about healthcare and family planning, in the later case the use of contraception. This study analyzes the factors that influence women, who receive micro credit to enter the Family Planning Program and evaluates the impact of microcredit to the Family Planning Program in Indonesia. Methodology-wise, this study use binary logit and Propensity Score Matching (PSM) methods. Data are taken from Indonesia Family Life Surveys (IFLS4 dan IFLS5) in the form of pooled cross section data. The binary logit method concludes that the Family Planning Program is positively and significantly influenced by microcredit, age, household size, and the desire to stop having children. Meanwhile the PSM method shows that microcredit positively and significantly can increase average on affects the use of contraception by women.

Kata Kunci : Kredit mikro, Program Keluarga Berencana, kontrasepsi, Binary Logit, Propensity Score Matching (PSM).

  1. S2-2016-390215-abstract.pdf  
  2. S2-2016-390215-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-390215-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-390215-title.pdf