Pengaruh modal usaha dan tenaga kerja terhadap peningkatan nilai produksi industri kecil bahan bangunan di Kabupaten Sorong Irian Jaya
FONATABA, Josafat, Prof.Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc
2001 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan menggambarkan perkembangan nilai produksi industri kecil bahan bangunan di Kabupaten Sorong dan menghitung pengaruh modal usaha dan tenaga kerja terhadap nilai produksi industri kecil tersebut. Data yang digunakan addah data runtut waktu tahun 1983 - 1997 yang didapatkan dari Kantor Statistik dan Dinas Perindustrian Kabupaten Sorong. Analisis data yang dilakukan dengan metode ekonometrika. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kurun waktu 1983 - 1997, nilai produksi industri kecil bahan bangunan meningkat rata-rata 6,27% per tahun. Modal usaha dan tenaga kerja yang digunakan juga meningkat masing-masing sebesar 25,05% dan 8,59% per tahun. Hasil uji statistik menunjukan bahwa modal usaha dan tenaga kerja berpengaruh positif terhadap nilai produksi industri kecii bahan bangunan, dengan demikian dua hipotesis penelitian yang diuji dapai diterima kebenarannya. Berdasarkan nilai parameter hasil estimasi, diketahui bahwa dalam jangka pendek, setiap peningkataii modal usaha sebesar Rp 1 juta akan meningkatkan nilai produksi sebesar Rp 2,293 juta dan setiap penambahan satu tenaga kerja akan meningkatkan nilai produksi sebesar 1,629. Dalam jangka panjang, setiap peningkatan modal usaha sebesar Rp 1 juta akan meningkatkan nilai produksi sebesar Rp 3,057 juta dan setiap penambahan satu tenaga kerja akan meningkatkan nilai produksi sebesar Rp 2,172. Mengingat variabel modal usaha dan tenaga kerja berpengaruh positif terhadap peningkatan nilai produksi, maka untuk menjamin kelangsungan peningkatan produksi di waktu mendatang, pemerintah daerah perlu memikirkan penyediaan modal usaha dengan tingkat bunga yang wajar dan berbagai program pelatihan untuk inenyediakan tenaga kerja terampil yang akan terlibat dalam industri ini. Untuk itu, kerjasama dengan pihak swasta harus merupakan bagian dari usaha-usaha untuk meningkatkan produksi industri kecil bahan bangunan.
This research to describe the progress of production values of the small industry which material building in the regency of Sorong and to estimate the influences of the working capital and labour on the production values of this kind of the industry. This research used time series data in the Department of Industry and Trade in the regency of Sorong. Econometric method was used as tools of analysis. The result of the research show that in the periods of 1993-1997 the production values increasing process also increasing respectively by 25.05% and 8.59% per annum. The results of statistical testing show that working capital and labour has positive influences on the increasing of the production values. It is mean that the research hypothesis was proved. According to the value of parameter, it has bean stated that in the short run, an increasing of one million rupiah of working capital and each adding of one labour in the production process could increases the production values respectively by Rp 2.293 million and Rp 1.629 million. In the long run, an increasing of one million rupiah of working capital and each adding of one labour in the production process could increases the production values respectively by Rp 3.057 million and Rp 2.172 million. Consider that working capital and labour has positive influences on the production values, therefore to ensure the sustainability of production, the local government needs to prepare working capital with the moderate interest rate and to prepare the training programs to improve the degree of the labour skill. Cooperation with the private sector must be a part of the local government effort to support the improving of the small industry production.
Kata Kunci : Industri Kecil, Nilai Produksi