Laporkan Masalah

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KOPI BUBUK BANARAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO OUTPUT-INPUT DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO)

FAUZI AINUUR RIZAL, Dr Mirwan Ushada, STP, M.App.Life.Sc

2016 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRI

Pabrik Kopi Banaran PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) merupakan pabrik / perusahaan yang bergerak di bidang pangan dengan bahan baku berupa kopi yang kemudian diolah menjadi kopi bubuk. Bahan baku kopi dari pabrik Kopi Banaran diperoleh dari kebun teh yang masih menjadi bagian dari PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero). Pabrik Kopi banaran lebih banyak mengguakan tenaga kerja daripada mesin, terutama pada proses produksi sortasi kopi untuk memisahkan jenis, mutu, kualitas kopi. Pengolahan data pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan pendekatan rasio output- input. Pengukuran Produktivitas dengan pendekatan rasio output-input dilakukan untuk mencari produktivitas factor total, produktivitas parsial dan produktivitas total. Periode yang digunkan yaitu periode pada tahun 2011 dan 2012 untuk perbandingan peningkatan produktivitas pada perhitungan tugas akhir ini. Input yang diambil antara lain input bahan baku, tenaga kerja, modal, dan energi berdasarkan output yang dihasilkan yaitu kopi bubuk pada periode tersebut. Peningkatan produktivitas ditandai dengan meningkatnya produktivitas periode tertentu dari periode dasar. Dengan melihat indeks perhitungan produktivitas terjadi penurunan pada input energy dan modal. Jika dilihat dari perhitungan produktivitas factor total pada pabrik kopi Banaran mengalami kenaikan sebesar 0,07, sedangkan produktivitas totalnya mengalami kenaikan sebesar 0,03. Perhitungan produktivitas keseluruhannya tetap mengalami peningkatan dengan melihat perhitungan produktivitas total.

Banaran coffee factory of Perkebunan Nusantara IX Ltd is a Factory running on food indusry eith coffee as its raw material which will be produced into ground coffee. The raw material coffee is collected from tea plantation which is also still owned bt Perkebunan Nusantara IX Ltd. Banaran Coffee Factory uses more menpower than machines, especially at production proccess od coffee sorting to separate kinds and coffee quality. Produtivity Measuring and process are done using output-input ratio approach. Productivity measuring using input-output ratio approach is done to look. For total factor productivity, partial productivity, and total productivity. Year of period chosen to compare productivity raising for this final assigment calculation is 2011 and 2012. inputs taken are raw input, menpower, financial capital, and energy based on output that is produced (i. e. ground coffee) during that period from base period. Based on productivity calculatio index, there is decreasing on energy input and finacial capital. Based calculation, total factor productivity at Banaran Coffee Factory increases bt 0,07, and total productivity increases by 0,03. the whole productivity calculation keeps increasing based on total productivity calculation.

Kata Kunci : Productivity, Total Productivity, Total Factor Productivity, Partial Productivity