KAJIAN DISTRIBUSI SEDIMEN SUSPENSI PADA SALURAN TERBUKA TAMPANG SEGIEMPAT DAN TRAPESIUM
ALFA SUDIANTARA, Prof. Dr. Ir. Bambang Agus Kironoto
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILBesarnya nilai konsentrasi sedimen suspensi dan bentuk tampang sangat mempengaruhi distribusi sedimen suspensi pada suatu tampang saluran. Distribusi sedimen suspensi yang tidak seimbang, bisa menimbulkan degradasi ataupun agradasi pada dasar saluran. Sedangkan perhitungan data sedimen suspensi yang kurang akurat, dapat berakibat pada pemendekan umur rencana suatu bangunan hidraulik seperti bendung, saluran irigasi, dan bangunan pengambil. Pada penelitian ini dikaji mengenai distribusi konsentrasi sedimen suspensi pada tampang segiempat dan trapesium, dan juga dikaji mengenai metode pengambilan sampel konsentrasi sedimen suspensi pada titik-titik tertentu pada arah vertikal dan transversal. Penelitian ini menggunakan empat set data sekunder yang diambil dari pengukuran pada tempat dan waktu yang berbeda. Distribusi sedimen suspensi menggunakan pembanding (cy/ , cy/ , dan cy/Ca) sebagai normalisasi data. Bentuk tampang yang sama dibandingkan untuk mencari konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang pada titik tertentu. Konsentrasi sedimen suspensi rata-rata vertikal dihitung menggunakan metode 1, 2, dan 3 titik lalu dibandingkan dengan metode integral untuk mencari metode perhitungan yang efisien. Hasil analisis memperlihatkan bahwa profil distribusi konsentrasi sedimen suspensi semakin besar nilainya ketika mendekati dasar saluran dan semakin kecil nilainya ketika mendekati tepi saluran. Pengambilan sampel konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang dapat diperoleh dengan pengambilan sampel pada satu titik arah trasversal, untuk tampang segiempat dilakukan pada titik z = 0,2B dan untuk tampang trapesium pada z = 0,24B. Konsentrasi sedimen suspensi rata-rata vertikal dengan menggunakan metode 1, 2, dan 3 titik menghasilkan faktor koreksi rata-rata, untuk set data 1 Cte =1,002, untuk set data 2 Cte =1,005, untuk set data 3 Cte =0,992, untuk set data 4 Cte =0,986, dimana nilai faktor koreksi terbaik yaitu Cte(n) = 1.
The high of suspended sediment concentration value and channel profil affected the distribution of sediment suspension on a channel. Distribution of sediment suspension that not balanced, it can cause to degradation or agradation on a ground channel. While the calculation of suspension sediment data less accurate, it can result in shortening the design time of a hydraulic building such as hydraulic dams, irrigation canals, and intake building. In this study examined the distribution of suspended sediment concentration of the trapezoid and the rectangular channel, and also studied the methods of sampling sediment concentrate suspension at certain points in the vertical and transversal directions. This study used four sets of secondary data taken from measurements at different times and places. Distribution of sediment suspension using comparators (cy/ , cy/ , dan cy/Ca) as data normalization. The same profil as compared to looking for the sediment concentrate suspension profil channel. The average of vertical sediment concentrate suspension average calculated using 1, 2, and 3 points method for compared with the integral method to looking for more effisien method. The results showed that distribution of the sediment concentrate suspension higher value when approaching the ground and smaller when approaching the channel edge. Sediment concentrate suspension of the profil channel average can be measuring at one point trasversal direction, to rectangular profil performed at the point z = 0,2B and to trapezoid profil at z = 0,24B. The result of sediment concentrate suspension vertical average using 1, 2, and 3 point methods produces a correction factor, for the data set 1 Cte =1,002, for the data set 2 Cte =1,005, for data set 3 Cte =0,992, for data set 4 Cte =0,986, where the best value of the correction factor Cte ( n) = 1.
Kata Kunci : konsentrasi sedimen suspensi, tampang segiempat, tampang trapesium