HUBUNGAN SET KESEMPATAN INVESTASI, KEBIJAKAN KEUANGAN, DAN DEBT MATURITY TERHADAP KEBIJAKAN PEMBAYARAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INDUSTRI NON-KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI
HASHFI HAWALI, Eddy Junarsin, S.E., M.B.A., Ph.D.
2016 | Skripsi | MANAJEMENPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara set kesempatan investasi dan kebijakan keuangan terhadap kebijakan pembayan dividen pada perusahaan-perusahaan industri non-keuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009-2014. Set kesempatan investasi diwakili dengan proksi bernama Tobin�s q, sedangkan kebijakan keuangan diwakili oleh dua proksi bernama financial leverage dan debt maturity. Terdapat tiga variabel kontrol yang digunakan untuk mengakomodasi faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kebijakan pembayaran dividen selain set kesempatan investasi dan kebijakan keuangan. Ketiga variabel kontrol yang digunakan yaitu profitabilitas, risiko, dan kapitalisasi pasar. Data penelitian didapatkan dari Financial Market Update BNI 46 FEB UGM yang terdiri dari 71 sampel perusahaan non-keuangan selama periode enam tahun dengan jumlah observasi sebanyak 426 observasi. Regresi model diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 8.0 dengan menguji ketiga model data panel untuk menentukan model mana yang paling baik untuk digunakan. Hasilnya model random effect merupakan model terbaik untuk digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel set kesempatan investasi dan kebijakan keuangan (yang diwakili oleh financial leverage dan debt maturity) berpengaruh secara signifikan terhadap kebijakan pembayaran dividen.
This research aims to test a relationship between investment opportunity set and financial policy toward dividend payout policy of non-financial firms listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2009-2014. Investment opportunity set use Tobin�s q as its proxy meanwhile financial policy use financial leverage and debt maturity for its proxy. Three control variables are used to accommodate other factors affecting dividend payout policy other than investment opportunity set and financial policy. Those three variables are profitability, risk, and market capitalization. The data are obtained from Financial Market Update BNI 46 of FEB UGM which consisted of 71 non-financial companies in six years period with total observation of 426 observations. The regression model was regressed using Eviews 8.0 statistical software and tested to find out the best method for the research. Random effect model turns out to be the best method for the research. Research result shows that both investment opportunity set and financial policy (which is proxied by financial leverage and debt maturity) variables are significantly affecting dividend payout policy.
Kata Kunci : dividen, kebijakan pembayaran dividen, investasi, set kesempatan investasi, kebijakan keuangan, financial leverage, debt maturity, dividend, dividend payout policy, investment, investment opportunity set, financial policy