REAKSI INVESTOR TERHADAP PENGANGKATAN WANITA KE DALAM DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN DIREKSI: BUKTI DARI PASAR MODAL INDONESIA
RIZKY AMELIA W, Sri Handaru Yuliati, Dra., M.B.A.
2016 | Skripsi | S1 MANAJEMENKeragaman gender di dewan komisaris maupun dewan direksi merupakan isu yang belum populer di negara-negara Timur. Dibandingkan dengan keragaman gender di Amerika Serikat dan Eropa, lebih sedikit wanita di Asia yang mampu menembus level tertinggi perusahaan. Dengan menggunakan data dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, penelitian berikut merupakan studi peristiwa terhadap pengangkatan direktur wanita baik ke dalam dewan komisaris maupun dewan direksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor bereaksi positif terhadap pengangkatan direktur wanita. Keberadaan wanita di dalam dewan komisaris dan dewan direksi dianggap dapat menambah nilai melalui terlaksananya fungsi pengawasan dan kontrol yang lebih baik. Selain itu, dewan komisaris dan dewan direksi yang mempunyai keragaman gender juga memiliki perspektif yang lebih beragam dalam proses penyusunan kebijakan.
Gender diversity among the boards is an issue that is relatively unpopular in the Eastern countries. Compared with the condition in the United States and Europe, fewer women in Asia are able to advance their career to the highest levels of a firm. Using data of firms listed in the Indonesia Stock Exchange (IDX), this study use event study method to analyze investor reaction to women director appointment. The finding shows that investors react positively when women are appointed to the board. This suggests investors generally recognize that women’s presence in board adds value. Boards with women director exercise tougher monitoring and controlling of management behavior and have wider perspective in decision making process.
Kata Kunci : Event Study, Women Directors, Board Gender Diversity