Laporkan Masalah

Pengaruh Dinamika Penduduk Terhadap Ketahanan Pangan Di Provinsi Jawa Barat Dan Jawa Timur

AJRUL ARIN PRATIWI, Dr. Sukamdi, M.Sc

2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kondisi penduduk yang sangat dinamis tentu memberikan dampak pada kondisi ketahanan pangan suatu wilayah dan begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui perbedaan kondisi penduduk dan ketahanan pangan komoditas padi di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur serta 2) mengetahui pengaruh dinamika penduduk di kedua provinsi tersebut terhadap kondisi ketahanan pangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif menggunakan analisis regresi linier. Proyeksi ketahanan pangan digunakan untuk mengetahui kondisi pangan di Jawa Barat dan Jawa Timur hingga tahun 2035. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur termasuk dalam klasifikasi cukup tahan pangan pada tahun 2010. Keduanya sama-sama memiliki masalah pada pemanfaatan pangan dan aksesibilitas terhadap pangan. Di Jawa Timur kuantitas penduduk mempengaruhi ketersediaan padi. Kuantitas penduduk di kedua provinsi sama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pemanfaatan dan aksesibilitas pangan. Hingga tahun 2035 Jawa Barat akan mengalami rawan pangan sedangkan Jawa Timur akan tahan pangan.

The characteristic of population which is always changing influences the food security of each regions and so does population. The goals of this research are 1) finding out the differences of population and food security in West Java and East Java and 2) recognizing the effect of population dynamics toward food security in both provinces. The method of this research is quantitavive using linier regression analysis. The projection of food security is presented to finding out the food circumstances until 2035. The result of this research is West Java and East Java clasified as moderatly secure in 2010. Both provinces have problems with food utilisation and accessibilitl. In East Java, the population�s quantity significantly affected the food availability. The population�s quantity in both provinces significantly affected the food utilisation and accessibility. West Java will be in food insecurity meanwhile East Java will be able to secure the food until 2035.

Kata Kunci : dinamika penduduk, ketahanan pangan, pangan, penduduk/food, food security, population, population dynamics

  1. S1-2016-316564-abstract.pdf  
  2. S1-2016-316564-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-316564-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-316564-title.pdf