PROTECTION PROVIDED BY THE INTERNATIONAL COMMITTEE OF THE RED CROSS (ICRC) FOR CHILDREN AFFECTED BY THE CONFLICT IN CONGO
IRMA RAHMASARI, Dr. Samsu Rizal Panggabean M.Sc.
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALICRC sebagai organisasi non pemerintah yang membawa netralitas pada setiap konflik yang menegakkan korban perlindungan perang. Dalam kasus konflik Kongo, ada banyak korban dari anak-anak selama perang. Setiap manusia memiliki hak untuk dilindungi, terutama anak-anak karena mereka berguna bagi bangsa di masa depan. ICRC sebagai organisasi kemanusiaan yang telah ditempatkan di negara-negara konflik, mandat ICRC harus dilaksanakan di negara-negara konflik, terutama di Kongo yang menjadi perhatian penulis. Diperkirakan ada lebih dari 300.000 anak menjadi korban dan terkena dampak konflik dalam perang Kongo. Sebagian besar anak-anak diculik dari desa mereka dan dipaksa untuk bergabung dengan tentara anak dan juga mereka diajarkan untuk melakukan kejahatan. Dengan demikian, penulis berpikir bahwa ICRC memiliki kemampuan untuk memberi lebih banyak perlindungan dalam aksi kemanusiaan untuk anak-anak di bertentangan Kongo. Tapi banyak kendala pada pelaksanaan itu, karena kelompok pemberontak dan konflik bersenjata untuk melakukan perang di desa-desa yang melukai banyak anak, yang berarti mereka tidak menghormati keberadaan ICRC di Kongo. Sebagian besar mandat ICRC telah berjalan dengan baik dalam mengurangi jumlah anak-anak korban perang tetapi itu tidak berarti bahwa ICRC bisa mengabaikan jumlah korban di DRC. ICRC juga tampil sebagai organisasi kemanusiaan, tapi tetap banyak rintangan di dalamnya. ICRC menemukan banyak kesulitan selama pelaksanaan, pertama-tama adalah membuat kesepakatan atau kerja sama antara pelaku negara untuk memberikan bantuan, situasi yang tidak stabil itu mempengaruhi kinerja delegasi ICRC untuk mendistribusikan bantuan, sumber daya manusia yang terbatas dan akses yang bantuan untuk pengungsi cukup sulit karena cara-cara lama di satu tempat ke tempat lain. Oleh karena itu ini akan menjadi hal yang akan dijelaskan dalam tesis ini. Dilanjutkan melalui penjelasan tentang faktor di balik pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik di Kongo
ICRC as a non governmental organization that bring neutrality on coflicting parties which uphold the protection victims of war. In the case of Congo conflict, there are many victims of children during war. Every human being has the right to be protected, especially chidren because they are useful for the future nations. ICRC as a humanitarian organization that has been placed in conflict countries, the ICRC's mandate should be implemented in conflict countries, especially in Congo. It is estimated there are more than 300,000 children are victims and affected by the conflict in the Congo war. Most of the children were kidnapped from their villages and forced to join the child soldier and also they are taught to commit crimes. Thus, the writer thinks that ICRC has capability to give more the protection in the humanitarian action for children in conflicting Congo. But many obstacles on that implementation, because of rebel groups and armed conflict to do war in the villages that injured many children, which means they lack respect for the existence of ICRC in Congo. Most of the ICRC's mandate has been running well in reducing the number of child victims of the war but it does not mean that the ICRC could dismiss the number of casualties in the DRC. The ICRC was well performing as a humanitarian organization, but it stills a lot of obstacles in it. The ICRC was found many the difficulties during the implementation, first of all is make an agreement or cooperation between the actors of state for giving aid, the unstable situation was affecting the performance of ICRC's delegation to distribute aid, human resources are limited and the access of aid for refugee is quite hard because of the long ways in one place to another place. Therefore this will be the outline that will be described in this thesis. Then it will proceed through the explanation of the factors that the reason behind the implementation didn't run well in Congo.
Kata Kunci : ICRC, International Organization, Children, Protection, Congo Conflict