Laporkan Masalah

KAJIAN LOKASI DAN POLA DISTRIBUSI MINIMARKET SERTA PEMANFAATANNYA OLEH MASYARAKAT DI KABUPATEN SLEMAN

YUNITA DYAH N, Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T

2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

INTISARI Perkembangan minimarket di Kabupaten Sleman sangan pesat, dibuktikan dengan melihat data dari Desperindagkop Kabupaten Sleman. Berkembangnya minimarket ini dimungkinkan mempengaruhi cara berbelanja masyarkat. Adanya keterbatasan lahan juga menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian lokasi minimarket dengan peraturan terkait. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk: 1.Mengetahui kesesuaian lokasi minimarket secara normatif, 2.Mengetahui pola distribusi keruangan minimarket di Kabupaten Sleman, 3.Mengetahui pemanfaatan minimarket dan faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengakses minimarket pada daerah rural dan urban dengan munculnya minimarket. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pengolahan data secara kualitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Pengambilan data primer dilakukan dengan survey lapangan dengan menggunakan GPS yang kemudian diolah menggunakan ArcGIS. Serta menggunakan kuisioner yang kemudian diolah dengan metode lirket Kemudian disajikan dalam tabulasi pembobotan faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan minimarket. Data sekunder yang digunakan untuk membantu dalam proses pengambilan dan pengolahan data pada tujuan pertama dan kedua adalah peraturan-peraturan terkait dengan pendirian minimarket, jumlah minimarket di Kabupaten Sleman, dan RDTR Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar minimarket yang yang ada masih belum sesuai pada beberapa aspek lokasi yang diatur dalam peraturan terkait. Dari hasil ploting menggunakan GPS diketahui bahwa pola distribusi minimarket di Kabupaten Sleman cenderung menyebar mengikuti jalan utama, namun terlihat adanya pengelompokan minimarket pada Kecamatan Depok. Pemanfaatan minimarket oleh masyarakat di daerah rural adalah jarang sedangkan pemanfaatan minimarket pada daerah urban sering. Faktor lokasi geografis yang paling mempengaruhi pada daerah rural dan urban adalah kedekatan dengan tempat tinggal dan kemudahan dijangkau. Kualitas pelayanan daerah rural adalah kemudahan mencari barang sedangkan daerah urban ketersediaan fasilitas pendukung.

The minimarket development in Sleman is very rapid, proven by the data provided by Sleman's Trading Agency (Disperindagkop). This development of minimarket is possibly afecting society's way of shopping. Land limitation also generates curiousity about location suitability of minimarket related to local regulation. Thus, this research aims to (1) Analyse minimarket's location suitability normatively, (2) Analyse minimarket's distribution pattern spatially in Sleman, and (3) Identify usage of minimarket and factors influencing society in accessing minimarket in rural and urban area by their emergence. This research used survey method and the data were processed qualitatively. Both primary and secondary data were used: primary data collection was done by field survey used GPS and then processed with ArcGIS, and used questionnaire which then processed with lickert method. The data then presented in tabulation with scoring the factors that influence the usage of minimarket. Secondary data used to help the collection and processing in the first and second aim were regulation related to minimarket's establishment, total amount of minimarket in Sleman, and detail spatial planning (RDTR and RTRW) in Sleman. The results of the research show that most of existing minimarket are still not suitable yet at some location aspects ruled in the regulation of minimarket's establishment. Minimarket distribution pattern in Sleman is quite spreaded following the main road. Nevertheless, there is a kind of agglomeration in Depok Subdistrict. Minimarket usage of society in rural area is less than in urban area. The geographic factor that most influences minimarket usage is the distance with the housing and its easiness to reach. At the aspect of service quality in rural area, the easiness of looking for goods and the satisfying service become the most influencing factors, while the urban area the most influencing service factor is the availability of supporting facility and the long duration of store operation.

Kata Kunci : Pola Distribusi, Minimarket, Lokasi, Pemanfatan Minimarket

  1. S1-2016-334379-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334379-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334379-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334379-title.pdf