Laporkan Masalah

Population Pressure and Agricultural Land Availability in Daerah Istimewa Yogyakarta

ANNISA WARDANI, Prof. Dr. Ir. Masyhuri ; Prof.Dr.Ir.Irham. M.Sc

2016 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)

Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk memicu konversi lahan dari lahan pertanian menjadi lahan untuk tujuan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tekanan penduduk terhadap lahan pertanian, (2) ketersediaan lahan pertanian dalam memenuhi permintaan lahan pertanian, (3) trend dari total nilai produksi pertanian. Penelitian dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode dasar yang digunakan adalah metode analisis deskriptif menggunakan data sekunder dari tahun 2007-2014. Data didapatkan dari BPS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis yang digunakan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini (1) tekanan penduduk memiliki nilai lebih dari satu (TP>1), artinya tekanan penduduk berbahaya karena lahan pertanian terdesak dan tidak dapat memberikan penghidupan yang layak bagi rumah tangga tani, (2) ketersediaan lahan pertanian tidak dapat memenuhi kebutuhannya, artinya lahan pertanian mengalami kekurangan, (3) total nilai produksi pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami trend yang meningkat.

The high rate of population growth in D.I.Yogyakarta triggered the land conversion from agricultural land area to other purposes. This research aimed to determine (1) the population pressure to agricultural land area in D.I.Yogyakarta, (2) the availability of agricultural land area meet the demand for agricultural land area in D.I.Yogyakarta, (3) the trend of total value of agricultural production in D.I.Yogyakarta. This research was conducted in Daerah Istimewa Yogyakarta. The basic method is used analytical descriptive method with secondary time series data from 2007-2014. The data was obtained from BPS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. The analysis used linear regression analysis. The results are (1) population pressure on agricultural land area in D.I.Yogyakarta was more than one (TP>1) or in dangerous level due to inability in fullfilling living needs of farm household, (2) the availability of agricultural land area could not meet the demand for agricultural land area, so agricultural land area in D.I.Yogyakarta was in deficit status that made the agricultural land area unable to fullfil the population needs of food production, finally (3) total value of production in D.I.Yogyakarta has an increasing trend based on the significant growth of the production total value by time variable.

Kata Kunci : land availability, land deficit, population pressure, total value of production