Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 58 TAHUN 2012 DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN GIGI DAN MULUT ANAK SEKOLAH DASAR DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA YOGYAKARTA

DIDING PAUJI , Prof. Dr. drg. Iwa Sutardjo Rus Sudarso, S.U., Sp.KGA(K) ; Drg. Siti Bale Sri Rantinah, SU.,Sp.KGA(K)

2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGI

Masalah kesehatan gigi di provinsi D.I. Yogyakarta meningkat dari 23,6% menjadi 32,1%. Peningkatan masalah kesehatan dapat dikarenakan petugas kesehatan yang tidak melaksanakan tugasnya secara keseluruhan. Ketika Perawat Gigi tidak dapat melaksanakan kewenangannya secara penuh, maka mengakibatkan masyarakat tidak mendapatkan pelayanan terbaik dari Perawat Gigi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Perawat Gigi melaksanakan pelayanan asuhan keperawatan gigi dan mulut pasien anak Sekolah Dasar di Puskesmas wilayah kota Yogyakarta. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian survei dan metode pengumpulan data kuesioner. Telah dilaksanakan penelitian dengan membagikan kuesioner tersebut kepada 40 Perawat Gigi yang bekerja pada wilayah kerja kota Yogyakarta yang tersebar di 18 Puskesmas. Menurut perhitungan statistik Cochran Q Test, nilai Q hitung dari tiap-tiap aspek lebih kecil dari Q tabel (54,572), ini menunjukkan bahwa proporsi jawaban �Ya� pada semua pertanyaan dianggap sama, dengan demikian semua Perawat Gigi dianggap melaksanakan ke-25 Kewenangan pada 5 aspek kewenangan Perawat Gigi. Dapat disimpulkan bahwa Perawat Gigi melaksanakan kewenangannya secara penuh dalam pelayanan asuhan keperawatan gigi dan mulut pasien anak Sekolah Dasar di Puskesmas wilayah kota Yogyakarta, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan.

Dental health problems in the province of Yogyakarta Special Region increased from 23.6% to 32.1%. The increasing of health problems maybe due to health workers who do not fully do their competences. When dental nurse was not fully able to do their competences, it can result on society who are not getting the best services from dental nurse. The aim of this study was to understand whether dental nurse implement dental nursing care on pediatric elementary school patients at Community Health Center within City of Yogyakarta. It was a descriptive study with survey and questionnaire collecting data methods. Research has been conducted by distributing questionnaires to 40 dental nurses who work at 18 Community Health Centers within City of Yogyakarta. According to the statistical calculations Cochran Q Test, the value of Q count in every aspects were smaller than Q table (54,572). It showed that "Yes" answers proportion at all questions was assumed same, therefore all dental nurses were assumed implementing all 25 competences from 5 dental nurse competence aspects. The conclusion of this study is that dental nurses implement all their competences on dental nursing care to pediatric elementary school patients at Community Health Center within City of Yogyakarta according to Minister of Health decree.

Kata Kunci : Asuhan keperawatan gigi, Kewenangan, Puskesmas, dental nursing care, competence, community health center

  1. S1-2016-328864-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328864-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328864-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328864-title.pdf