APLIKASI METODE ARIMA DALAM PRAKIRAAN HARGA CABAI MERAH DI DIY DAN JAWA TENGAH
FADILLA AULIA RAHMA, Dr. Ir. Any Suryantini,M.M.; Dr. Ir. Slamet Hartono, S.U.,M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Masyhuri
2016 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)Intisari Fluktuasi harga cabai merah di Indonesia cukup tinggi. Fluktuasi harga cabai merah pada bulan Agustus tahun 2012 dengan Agustus 2011 mencapai 53% berdasarkan data Kementrian Perdagangan. Hal tersebut menyebabkan risiko usahatani cabai merah menjadi tinggi. Memprakirakan harga cabai merah di masa yang akan datang merupakan salah satu upaya untuk memperkecil risiko usahatani cabai merah. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui perilaku harga cabai merah di DIY dan jawa tengah (2) memprakirakan harga cabai merah di DIY dan Jawa Tengah di tahun 2016 dengan metode ARIMA. Data yang dianalisis merupakan record harga cabai merah periode bulan januari 2006 sampai desember 2015 bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis menunjukkan model ARIMA terbaik dalam prakiraan harga cabai merah di DIY adalah ARIMA c (1,1,2)(1,1,2)12 dan di Jawa Tengah adalah ARIMA (2,1,2)(2,12)12. Hasil prakiraan harga cabai merah di DIY dan Jawa Tengah relatif mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, dengan rerata harga cabai merah di DIY Rp.29.124,94 Dan di Jawa Tengah Rp. 31.114,64.
Abstract The Prices of red chilli in Indonesia is quietly fluctuating. The prices fluctuation of red chilli 2012 August with 2011 August has 53% based on Ministry of Trade. That historical data shows the risk red chilli farming in Indonesia are very high. Forecasting the prices of red chilli is the one of the choices to minimize the risk of red chilli farming in Indonesia, especially Yogyakarta and Central Java Province. This study aims to (1) knowing the fluctuations of red chilli prices in Yogyakarta and Central Java Province (2) forecasts red chilli prices 2016 in Yogyakarta and Central Java Province using ARIMA method. The data analyzed in this research is secondary data provided by Central Bureau of Statistic as monthly time series data January 2006-December 2015. The result of analysis shows that the best ARIMA models for red chilli prices in Yogyakarta Province is ARIMA c (1,1,2)(1,1,2) 12 and best model for Central Java Province is ARIMA (2,1,2)(2,12)12. Forecasting result of red chilli prices in the next year (2016) is relative increase over the previous year, with an average prices of red chilli in Yogyakarta Province is Rp. 29.124,94 and Central Java Province is Rp 31.114,64.
Kata Kunci : ARIMA, Cabai, Harga, Peramalan