Studi Komparatif Analisis Usahatani Padi pada Lahan Pasir Pantai dan Lahan Sawah di Kabupaten Cilacap
SITI MUSTAQIMATUD DIYANAH, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M. Ec. ; Dr. Ir. Slamet Hartono, M. Sc.
2016 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap usahatani, membandingkan biaya produksi dan pendapatan, serta membandingkan risiko produksi dan produktivitas pada usahatani padi di dua jenis lahan yang berbeda. Metode dasar dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan pelaksanaannya dengan teknik survei. Purposive sampling digunakan untuk menentukan lokasi sampel penelitian, sedangkan sampel penelitian dipilih dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel yang dipilih yaitu 30 petani lahan pasir pantai dan 30 petani lahan sawah. Model regresi, biaya produksi, pendapatan, dan nilai koefisien variasi digunakan untuk analisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas lahan, pupuk NPK, benih, pestisida cair pendidikan petani, Jenis lahan sawah, dan musim hujan adalah faktor yang rpengaruh signifikan. Biaya Produksi per tahun pada lahan pasir pantai lebih tinggi dibandingkan dengan lahan sawah. Pendapatan per tahun lahan pasir pantai lebih rendah dibandingkan dengan lahan sawah. Risiko produksi dan produktivitas lahan pasir pantai lebih tinggi dibandingkan dengan lahan sawah. Untuk mengurangi risiko produksi dapat dilakukan dengan pembangunan irigasi, diversifikasi tanaman, dan asuransi untuk usahatani.
This research aimed to study about the effect of production factors, comparison of production cost, income, production and productivity risk. Purposive sampling were used to determined sample area. Primary data were collected using a questionnaire. Totally 60 rice farmers were interviewed (30 from sandy land and 30 from wet field) in the study area used simple random sampling. Regression model, cost, returns, and coefficient variation were used to analyzed. The result of regression model revealed Farm size, NPK fertilizer, seed, liquid pesticide, Farmer�s education, wet field land, and first planting season were significant factors. Cost analysis per year shows that sandy land had higher production cost compared to wet field. Returns analysis per year shows that sandy land had lower income compared to wet field. Production and productivity risk revealed that sandy land had higher risk than wet field land. It is recommended to reducing the high risk by developing irrigation, plant diversification, and insurance for rice farming.
Kata Kunci : Usahatani, padi, faktor produksi, biaya, pendapatan, risiko.